Di Telapak Orang Terdekat

Di Telapak Orang Terdekat

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 21, 2022
Anak adalah kehidupan, Mereka sekedar lahir melaluimu tetapi bukan berasal Darimu. Walaupun bersamamu tetapi bukan milikmu, Curahkan kasih sayang tetapi bukan memaksakan Pikiranmu karena mereka Dikaruniai pikirannya sendiri Berikan rumah untuk raganya, tetapi tidak jiwanya, Karena jiwanya milik masa mendatang Yang tak bisa kau datangi Bahkan dalam mimpi sekalipun ~Khalil Gibran~ Tentang seorang yang tegar atas perlakuan dan keputusan dari orang terdekatnya yang iya rasakan tidak adil. Sampai akhirnya iya berbalik dari mereka dan memilih dirinya, hidupnya dan bahagianya Tentang strict parents dan Toxic parents yang telah mengakar dan menjadi adat di negeri kita
All Rights Reserved
#170
parent
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (Revisi)
  • SIAPA YANG TAU
  • the next generation
  • When We Drown [TAMAT ✔]
  • Sekeping Hati yang Terluka
  • LANGIT {NEW VERSION}
  • BINTANG UNTUK LEONA (TAMAT)
  • TERPAKSA MENIKAH DENGAN BADBOY ( ORINE )
  • GIBRAN [TAMAT]✓
  • Kutinggalkan dia karena Dia

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. Semua orang mengatakan Gita adalah penyebab kematian saudara kembarnya. Tidak ada yang peduli untuk bertanya bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang selama ini selalu berada di sisinya. Sejak tragedi itu, hidup Gita berubah sepenuhnya. Gadis yang dulu ceria kini hidup dalam bayang-bayang masa lalu, dikelilingi tatapan yang menghakimi dan tuduhan yang tak pernah hilang. Bertahun-tahun kemudian, ketika ia mulai mencoba menata hidupnya kembali, serpihan kebenaran yang lama terkubur perlahan muncul ke permukaan. Namun semakin dekat Gita pada jawaban yang selama ini ia cari, semakin ia menyadari bahwa tidak semua luka berasal dari kebencian. Sebagian lahir dari kata-kata yang tak pernah diucapkan. Dan sebagian lagi dari pertolongan yang datang terlambat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines