Amor Larva

Amor Larva

  • WpView
    Reads 156,678
  • WpVote
    Votes 736
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 23, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Pulangnya Karenina mempertemukannya dengan Arung kembali setelah bertahun-tahun lamanya tidak bertemu. Cowok humoris yang pernah menjadi pelabuhan hati seorang Karenina. Karenina awalnya berpikir sederhana, namun berbagai macam teka-teki yang muncul meyakinkan dirinya bahwa Arung yang dia kenal dulu bukan lagi Arung yang sekarang. Dia berbeda. Yang pasti tawa atau senyum menawan itu hanyalah kepalsuan yang ada. Dan bodohnya lagi, Karenina justru memilih untuk memecahkan setiap teka-teki yang ada. ••• "Apa game kemarin masih berlaku?" "Tapi, persyaratannya kali ini beda." "Emang apa?" Di tengah sinar bulan malam, matanya terlihat mengkilap. Bersamaan dengan tangannya yang juga kembali bergerilya dan kali ini gerakannya menuntut. "Persyaratannya itu ... lo--ah bukan, gamenya akan berjalan kalau kita sama sama... telanjang. Soalnya gue udah panas Ninaaa." Suaranya berubah serak dan berat Bukan hanya Arung, kami berdua sudah sama-sama panas. Tidak heran kalau bibirku sudah dia bungkam dengan gerakan yang menuntut dan begitu serakah. Cr; Pinterest
All Rights Reserved
#300
illness
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • Deksa 's Diary
  • You Are My Destiny
  • MY BABY BOYFIE [END]
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • Langit Artharendra
  • Crazy Couple [End] ✔
  • Arsyilazka

Salah satu bentuk pembodohan diri adalah disaat aku tau kamu sedang menjaga hati untuk orang lain, sedangkan aku masih saja setia mencintaimu dari jarak dekat. *** "Kakak tau hal apa yang paling menyakitkan saat kita sedang merasa bahagia?" tanya Shella sembari menghapus air matanya yang mulai menetes kembali, sedangkan Arion hanya menggeleng tak tau. "Saat kita dibuat terbang setinggi-tingginya. Hanya untuk dijatuhkan kembali," lanjut Shella yang membuat Arion menatapnya bingung tak mengerti. Saat Arion ingin menggenggam tangan Shella untuk kesekian kalinya, lagi-lagi Shella menjauhkan tangannya lalu kembali menatap Arion dengan senyum yang bercerita tentang luka nya hari ini. °°^^°° "Hal sia-sia yang selalu ku usahakan adalah berusaha melupakan dirimu, disaat hatiku belum siap membuka hati untuk orang baru" ~Shella Novelia Az-Zachary "Terlalu menjaga, sehingga memilih menghindar walau rasa tetap ingin memiliki" ~Arion Lavi Pradipa Ini cerita pertama aku, semoga kalian suka ya. Jangan jadi readers ghost dong😭 pokoknya kudu vote dan komen. Aku maksa loh ya, MAKSA. Hahaha🤭 DI FOLLOW DULU YA,SEBELUM DIBACA KARNA AKAN ADA PART YANG DI PRIVAT. MAKASIH😙❤

More details
WpActionLinkContent Guidelines