MON SAUVEUR
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 20, 2022
" I'm so scared Al , please don't leave me alone " gadis cilik berumur 10 tahun memeluk laki-laki yang juga berumur 10 tahun dengan sangat kencang dan dengan tangis yang terdengar sangat keras , membuat laki-laki yang di panggil Al itu juga semakin mengeratkan pelukannya , jauh di dalam hati Al ia juga sangat takut melihat 2 mayat yang tergeletak di depan nya dengan darah yang menggenang di sekitarnya , tetapi ia tidak boleh takut karena ia harus membuat gadis itu tenang sembari menunggu kedua orang tua nya datang . Al yang masih kecil hanya bisa mendekap kepala gadis cilik ini di dadanya agar si gadis tidak melihat 2 mayat orang tua nya yang tewas mengerikan . Al berbisik pelan di telinga gadis nya " Caca jangan nangis lagi ya , i will always by youre side ca i promises . Al janji sama caca Al akan jaga Caca selama Al masih bernafas " Alexander Christian adalah laki-laki yang sangat dingin dan kejam , bisa di bilang dia adalah seorang psychopat tetapi dia bisa berubah dengan sangat lembut terhadap gadis nya Elisya Margretha , Al dan Elisya sudah bertunangan ejak mereka berumur 11 tahun . Caca adalah panggilan kesayangan Al kepada Elisya dan hanya dirinya yang boleh memanggil Elisya dengan panggilan Caca . Elisya Margaretha adalah gadis yang sangat manja , cengeng , dan juga berhati sangat lembut .Bagi Elisya ia sangat merasa beruntung mempunyai tunangan seperti Alexander karena berkat Al ia masih bertahan hidup sampai sekarang . Dan Elisya mungkin bisa mati jika Al akan pergi meninggalkannya , tetapi Elisya tau Al tidak mungkin meninggalkannya lelaki itu masih menetapi janjinya untuk berada di sampingnya apapu yang terjadi , Al akan selalu menjaga nya dan melindunginya seperti janjinya 8 tahun yang lalu .
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AL AL GANG [Complicated]
  • Trust Me
  • Sekali Lagi
  • Psychopat [SELESAI]
  • Filantropi [SELESAI]
  • Your Choice (REPOST)
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]
  • Fragile
  • Ali Alfikri [Selesai]

Terdapat dua anak kecil yang gembira sedang bermain ditaman dan bercanda ria. Yang cewek namanya Lexa dan yang cowok namanya Al. "Xa, jangan nangis dong? Nanti aku beliin es klim lagi deh." Kata si cowok agak pelo. "Benelan, tapi yang banyak ya." Kata si cewek berhenti menangis sambil usap ingus nya. "Kita kesana yuk." Ajak si Al ke dua ayunan di taman tersebut. "Ayok." Kata Lexa semangat. Sambil main ayunan mereka berdua bercanda ria. Tapi Lexa takut bilang ini ke Al karena Lexa udah nyaman sama Al walaupun baru beberapa hari kenalnya. "Al." Panggil Lexa agak takut. "Ada apa, Xa?." Jawab si Al sambil ayunin ayunannya si Lexa. "Aku mau bilang sesuatu tapi Al gak boleh malah ya?." Sambil nunjukin kelingkingnya ke Al dan dibalas oleh Al. "Iya aku gak bakal malah kok." Kata La meyakinkan Lexa. "Lexa, besok disuluh papa sama mama pindah ke Belanda dan tinggal disana." Sambil nangis sesegukan karena dia gak bakal ketemu sama sahabatnya lagi. "Kenapa besok? Gak bisa ditunda aja." Dia bertanya sambil peluk Lexa tulus. "Katanya gak bisa, maafin Lexa ya Al. Lexa harus pergi jaga ini baik baik. Kalo Al kangen Lexa pandang aja buku ini." Sambil menyodorkan sebuah notebook yang berisi foto mereka berdua sedang bercanda dan menangis bersama. "Maafin Al ya, udah buat kamu nangis kayak gini. Kalo udah besal nanti kita pasti ketemu kok." Kata Al agak cadel. "Maafin Lexa ya, pasti nanti Lexa kangen banget sama Al." Masih menangis di pelukan Al. Yang bisa mereka lakukan adalah menerima kenyataan bahwa mereka harus berpisah. Dan hari ini mereka hanya menghabiskannya untuk melepas rindu sebelum Lexa pergi ke Belanda.

More details
WpActionLinkContent Guidelines