Dilema Delima

Dilema Delima

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 20, 2022
WpInfo
Non-Fiction
Tagscerpen
Adalah gadis berusia dua puluh lima tahun yang sedang gundah gulana memikirkan jodoh. Bosan menghadapi keseharian dengan gabut. Pulang kerja cuma rebahan sampai hari berikut kerja lagi. Keinginannya untuk menikah ternyata taksemudah ingin, banyak hal berkecamuk dalam pikirannya. Antara cinta, keturunan, harta dan pekerjaannya. Inilah kisah Delima dan segenap lika-liku labirin kehidupan jomlonya menuju pernikahan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blue String - END (Terbit)
  • Dia Adalah Takdir Terbaik
  • Guruku Imamku
  • STILL IN LOVE [END]
  • LARA KINARA
  • Lika Liku [END]
  • BUCIN MAS ARSITEK [ SUDAH TERBIT ]
  • Feeling Blue
  • PREMAN ITU SUAMIKU

Setiap orang memiliki benang merah takdir di jari kelingking yang menghubungkan seseorang dengan jodoh masing-masing. Benang merah itu tak dapat dilihat, kecuali bagi mereka yang memiliki kemampuan untuk melihatnya. Itulah yang diceritakan mama Zaline sedari ia kecil. Tapi, Zeline tak pernah memercayai cerita yang dianggapnya takhayul itu. Baginya, benang merah takdir itu omong kosong. Karena yang dilihatnya adalah benang biru halus di jari telunjuk yang ujungnya terjulur hingga ke langit, bukan benang merah awut-awutan yang menghubungkan jari kelingking manusia yang satu dengan yang lain. Mulanya Zaline tak terlalu memedulikan kemampuannya yang bisa melihat benang biru, sebelum ia bertemu dengan seorang laki-laki yang hampir tertabrak kereta di stasiun. Zaline, untuk pertama kalinya setelah enam bulan, akhirnya melihat seseorang dengan benang biru. Tapi, anehnya ... laki-laki itu dapat menghentikan waktu! Pertemuan Zaline dengan laki-laki itu membuatnya mengetahui sisi dunia yang misterius, tanpa menyadari bahwa bahaya besar tengah mengintai ia dan pemilik benang biru lainnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines