R U M A H
  • WpView
    LECTURAS 127
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, mar 5, 2022
WpInfo
Ficción
Romance
Hello friends, merut kalian apasih itu rumah?? Pastinya nyaman, tentram, dan harmonis kan? Bagaima jika rumah itu penuh dengan kebencian, penuh caci maki, bahkan hampa. Apakah itu masih layak dikatakan rumah? Ini kisah ku...... Jangan dijudge ya karena aku masih pemula bikin cerita :)
Todos los derechos reservados
#355
broken
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Why Me? || Zhong Chenle
  • Kehidupan ku (My Life Story)
  • Ayah, Ibu, Kemana Aku Harus Pulang? (On going)
  • Far From Home [TERBIT]
  • apa itu rumah???
  • Deberìa Redirme? (End)
  • RUMAH TANPA ARAH
  • BINTANG 1117
  • Strongers Of Broken Home💔

(BROTHERSHIP + FAMILY) Jika mendengar kata rumah, apa yang langsung terlintas dipikiran? Mungkin orang akan berkata; itu seperti sebuah bangunan hangat, yang setiap kita datang membuka pintu, akan selalu ada orang-orang yang menyambut kita dengan senyum lebar. Tempat yang selalu membuat kita aman dan dapat berteduh dari kekacauan dunia. Atau kita melihat rumah seperti bangunan yang tidak mempunyai arti khusus, yang meski pulang dengan keadaan kacau balau, kita tetap tidak merasa keramahan dunia. Terkadang kita harus mengerti bahwa tidak semua rumah itu ramah. Tidak semua rumah bisa dijadikan tempat pulang, beberapa rumah justru memberi luka paling banyak. "Apakah suatu saat aku juga akan menemukan keharmonisan dalam kata pulang? Atau justru sama sekali tidak?" Pertanyaan itu selalu muncul setiap kali Naren menginjakkan kakinya di bangunan hampa yang ia sebut sebagai rumah. Naren selalu iri, iri dengan mereka yang memiliki keharmonisan dalam kata 'pulang.'

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido