Rendezvous

Rendezvous

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Fri, Jan 21, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Rumah, satu kata tapi memiliki banyak sekali makna. Farras Ananta menyebut dia sebagai, rumah. Sebenarnya, untaian kata tidak akan cukup untuk mendeskripsikan sosok yang satu ini. Bagaikan rumah, dia selalu menjadi tempat ternyaman untuk pulang, dia selalu menjadi tempat teraman untuk berbagi segala hal. Dia yang selalu memberikan sesuatu yang terbaik hanya untuk membuat orang tersenyum. Dia selalu berusaha agar orang di sekitarnya bahagia. Bahkan dia lebih teduh daripada angin pantai, dia lebih hangat daripada sinar matahari. Semua kehangatan yang dia berikan, kalah hangatnya dengan sang surya. Dia sebagai pengganti matahari, yang selalu menyinari hari orang-orang yang dia sayangi. Seperti bintang yang selalu menemani sang bulan setiap hari. Dia seperti lilin yang menyala, menemani seseorang disaat kegelapan menyelimuti hidup orang itu, dia bersinar terang. Dia layaknya sampul buku, menyelimuti agar buku itu tidak tergores, agar buku itu tidak kusut. Dia orang yang hebat, mungkin Tuhan menciptakan dia saat Tuhan sedang tersenyum.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TELL ME SOMETHING I DON'T KNOW (ON GOING)
  • About Naskala [on going]
  • Ananta
  • Dear Fenly || Un1ty
  • Tanpa Rumah
  • COMPLICATED (21+)
  • RUMAH KITA
  • AILAH(END)✅
  • Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai)

CERITA DEWASA 🔞 Sejak kepindahannya ke apartemen barunya, Elle Mcbroom akhirnya bisa menjalani hari-harinya seperti biasa. Setelah perpisahannya dengan mantan tunangannya, Elle berharap bisa melupakan pria yang telah berselingkuh dengan teman karibnya. Ia sangat membenci pria bermata biru itu. Tidak ada sedikit pun kenangan indah yang tersisa untuk pria brengsek seperti Austin Evans. Hanya kebencian yang tersisa di antara mereka berdua. Setelah setahun lamanya, harapan dan ketenangannya kembali terusik karena tiba-tiba ia mendapatkan seorang tetangga baru yang tidak pernah menampakan dirinya sedikit pun sejak kepindahannya. Setiap malam, Elle harus mendengarkan suara gaduh dari balik kamarnya. Ia sudah memprotes pada pemilik gedung karena tetangga barunya membuatnya tidak bisa tidur dengan tenang. Padahal ia sudah menyewa apartemen yang memiliki kedap suara. Emosi semakin menjadi, sampai akhirya Elle memutuskan untuk menggdor pintu apartemen tetangga barunya. Dan betapa terkejutnya Elle, ketika seseorang yang membuka pintu apartemen tersebut adalah Austin Evans. Mantan tunangan yang telah mengkhianatinya. Apa yang sedang Evan lakukan sampai-sampai harus membeli apartemen di dekatnya? Apakah Evans sengaja melakukannya karena tahu jika Elle masih belum benar-benar melupakannya. Atau memang Evans memang tidak tahu menahu jika Elle tinggal di gedung yang sama dengannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines