Cerpen Sebuah Roda Kehidupan

Cerpen Sebuah Roda Kehidupan

  • WpView
    LECTURAS 7
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, ene 21, 2022
Hidup itu seperti roda berputar, kadang di atas dan kadang di bawah. Jangan sesekali menyombongkan apa yang di miliki di dunia ini karena itu semua hanya bersifat sementara. Kisah ini menceritakan tentang seorang gadis berumur 14 tahun yang bernama Rania Salsabila, ia biasa di panggil Rania. Rania adalah gadis cantik, pandai, dan ia juga berasa dari keluarga yang kurang mampu, ibu nya yang hanya menjadi asisten rumah tangga di salah satu rumah teman Rania yang bernama Vini. Sedang kan ayah Rania sudah sakit-sakitan sehingga tidak bisa membantu ibu Rania mencari uang. Ibu Rania bekerja banting tulang sendirian, demi hidup mereka dan demi Rania, agar Rania tidak terputus sekolah. Manis pahit nya hidup Rania lalui tanpa mengeluh. Cacian dan hinaan di sekeliling nya Rania, ia jadikan semangat untuk terus memperjuangkan cita-cita nya menjadi seorang dokter.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • The Silence That Shaped Me
  • Bukan Cinderella Story
  • RENJANA DERANA [END]
  • Dalam Diam | Hiatus
  • I FOUND YOU S2

"Aku tetap ada. Meski kalian pura-pura aku tidak pernah lahir." Goresan tinta hitam itu tampak tegas, meski tangan yang menuliskannya sempat gemetar. Tulisan itu menggantung di atas pantulan wajah Freya-seakan mengukir ulang dirinya. Bukan lagi sebagai anak yang tak dianggap, tapi sebagai sosok yang memilih berdiri. Di antara luka, pengkhianatan, dan keheningan yang membatu, ia tetap ada. Ia hidup. Bukan demi pengakuan. Bukan demi cinta yang tak kunjung datang. Tapi demi dirinya sendiri. Untuk pertama kalinya, Freya tak menanti suara dari luar kamar. Tak lagi berharap ada ketukan, atau sapaan lembut di pagi hari. Ia tahu, pagi itu akan tetap sepi. Seperti biasanya. Namun kali ini, ia tidak takut. Karena saat dunia berhenti menyambutnya... Ia akhirnya menyambut dirinya sendiri.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido