Story cover for BRYAN ALEXANDER by tina_019
BRYAN ALEXANDER
  • WpView
    Reads 5,748
  • WpVote
    Votes 242
  • WpPart
    Parts 54
  • WpView
    Reads 5,748
  • WpVote
    Votes 242
  • WpPart
    Parts 54
Complete, First published Jan 21, 2022
Dulunya yang ku kenal hanyalah hitam, putih, dan abu-abu. Namun saat ini warna yang lebih indah datang dan menjadikan segalanya menjadi jauh lebih bermakna. 
Ketika aku mengenalmu, 
di situlah aku menyadari bahwa 
akan ada perubahan di setiap waktu 
yang telah kita jalani.
-BRYAN ALEXANDER

---------------------------------------------------

Kita sebagai manusia tak bisa memilih takdir yang kita inginkan. Ketika semesta tak mengizinkan kita untuk tersenyum, maka kita harus memilih antara menjalaninya atau mengakhirinya dengan terpaksa.

Ini sebuah kisah tentang kedua insan yang mempunyai masa lalu yang tak indah untuk dikenang, dan begitu pahit untuk dirasakan. Meskipun begitu mereka tetap menjalani hidup dengan senyuman yang terlukis indah.

Akankah mereka bisa melupakan masalalu nya dengan lebih baik??
Apakah mereka bisa keluar dari masalalu yang begitu buruk untuk mereka kenang?

Cr cover: @iniristiani259(pinterest)

SELAMAT MEMBACA YA HAPPY READING GUYSS
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add BRYAN ALEXANDER to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
EPIPHANY cover
Antara Pilihan Berat Kamu Atau Dia { HIATUS } cover
OUR PROMISE cover
(COMPLETED) cover
THE UNYIELDING  [END] cover
Destiny said. {BERSAMBUNG} cover
Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•|| cover
between love and edelweiss 2 [END] cover
GRIZELLE [Completed] cover
Forever Alone (Sudah Terbit)  cover

EPIPHANY

63 parts Complete

Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini. Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya? * * * "Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya." Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini? * * * Salam sayang, Nur Azizah