ALGIVARY

ALGIVARY

  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 26, 2022
(𝙁𝙀𝙑𝙑𝙀𝙬 π™¨π™šπ™—π™šπ™‘π™ͺ𝙒 π™—π™–π™˜π™–,𝙙𝙖𝙣 π™Ÿπ™–π™£π™œπ™–π™£ 𝙑π™ͺπ™₯𝙖 π™©π™žπ™£π™œπ™œπ™–π™‘π™ π™–π™£ π™«π™€π™©π™’π™šπ™£π™©.) Algivary, siapa yang tidak mengenalnya di Narendra School. Cowo dengan seragam tidak taat aturan, memakai dasi sekolah dengan asal-asalan, dan berangkat selalu kesiangan. Alasannya kalo bukan kesiangan ya males. Kalo ekspetasi kalian dia cool, cuek, tampang datar, kalian salah besar. Dia tuh cowo humoris dengan tingkah tengil yang sudah melewati batas normal. Anti dengan namanya pacaran tapi suka banget nge baperin cewe tanpa kepastian. Kalo kata Algi mah manfaatin tampang cakepnya sebelum sold out karena banyak yang minat. Gimana jadinya kalo Algi ketemu Nata yang bar-bar tanpa tau tempat. Gadis penggemar cogan dunia fiksi. Dan akan senyum-senyum sendiri jika sudah tenggelam di novel dunia oren. Tinggi badannya tidak seberapa, tapi dia selalu percaya dia imut. Si ceroboh di manapun tanah yang ia pijak. Bukan mostwanted girl, cuma beban sekolah yang selalu menolak jika di tunjuk untuk mengikuti lomba, dari tingkat desa sampai tingkat internasional dia selalu menolak nya. Kata Nata sih ngga mau ngeribetin diri dengan mengingat materi yang akan muncul di lomba. Males jadi terkenal. Kalo hadiahnya bisa masuk ke dunia fiksi dia akan dengan senang hati menerima nya, tapi ngga akan mungkin lah. Jadi dia tolak, se simple itu. Yaudahlah, see you di chapter yang akan tercipta.
All Rights Reserved
#10
algi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fractured Cheerfulness (On Going)
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Another Aluna
  • PELANGI
  • Fake Nerd Girl (COMPLETED)
  • RANZARES
  • NARENDRA
  • ALGIS βœ“
  • GLANCE
  • ALGARA [TERBIT]

"Lo beneran bego, Fin. Gimana sih, gini aja lo ga ngerti-ngerti?" Satria menggelengkan kepala frustasi. Alfina cuma bisa cengengesan. "Jangan bosen ngajarin gue, ya." Di balik senyum yang tak pernah hilang, Alfina Adzra Wardana adalah anak yang terjebak di antara dua dunia. Dunia di mana dia terlihat ceria, ekstrovert, dan penuh semangat. Tapi ketika bel tanda pelajaran berbunyi, dia lebih memilih untuk menghindar daripada berhadapan dengan angka, rumus, atau teori-teori yang malah bikin pusing. Matematika? Ekonomi? Hanya kata-kata kosong yang dia coba terjemahkan dengan senyum yang terus dipaksakan. Satria, cowok yang dipaksa jadi tutor pribadi Alfina, udah sampai titik frustasi. "Lo bener-bener bego!" katanya, meskipun di balik itu, dia enggak bisa menahan rasa kagum pada dunia Alfina yang penuh warna dan seni. Karena ada satu hal yang Alfina tahu dengan pasti: dunia seni adalah tempat dia bisa bersinar. Setiap goresan kuas di kanvas adalah tempat dia bisa bebas, tanpa perlu penilaian orang lain. Tapi di rumah dan di sekolah, ada satu sosok yang terus dibandingkan dengan Alfina-adiknya Thalita, yang cerdas dan selalu jadi juara kelas. Alfina merasa dirinya selalu kalah. Di balik kebingungannya dan perasaan tak cukup, Alfina mencoba menemukan cara agar bisa berjuang untuk dirinya sendiri. Tapi, apakah itu cukup? Dan di tengah semua itu, apakah Satria, yang frustrasi mengajar, bisa melihat potensi besar dalam diri Alfina yang selama ini dia abaikan? Apakah Alfina bisa melepaskan diri dari bayang-bayang adiknya? Apakah Satria bisa melihat lebih dari sekadar kegagalannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines