Beri Aku Harapan

Beri Aku Harapan

  • WpView
    GELESEN 2
  • WpVote
    Stimmen 0
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert So., Jan. 23, 2022
Alair menempatkan kepalanya pada ceruk leher ziva yang teramat nyaman, sembari menghirup Lamat² bau khas vanila yang melekat pada tubuh gadis itu. "Tetap seperti ini, walau dunia berubah sekalipun" Ziva hanya tersenyum tipis menanggapinya. Ia bingung, ragu, serta resah akan keputusannya yang akan ia ambil. Entahlah ziva cape dengan keadaan yang selalu memporak-porandakan dirinya. Ziva berharap ia tidak gegabah mengambil keputusan fatal ini.
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • CINTA DALAM KELABU
  • tentang sebuah rasa
  • Entwined by fate || BXB
  • Rival, Jadi Pacar?
  • Penuh Luka (On Going)
  • SENJA DI PUNCAK TANGKILING
  • Full Of Scratches
  • Black Code (Lima)
  • Amor Almira
  • Takdir Cinta [Completed]

Ini tentang Aqiila dan Aqeela, sodara kembar yang selalu diterjang oleh masalah, mulai dari masalah percintaan, keluarga, dan persahabatan. Bahkan hubungan persaudaraan mereka yang tadinya baik baik saja ikut merengang. **** "Jangan nangis, gue tau elo kuat! " bisik pria itu yang membuat Aqiila membuka matanya "Rayen.. " lirihnya Ya, dia adalah Rayen, seseorang yang Tuhan kirimkan untuk selalu menjaga dirinya, Rayen itu seperti kesatria menurut Aqiila, selalu melindungi dirinya, dimanapun itu. "Mulai sekarang elo jauhin Rayen, atau gue akan buat tante Adel dalam bahaya!" Bruk... Mengingat ancaman Aulia, segera Aqiila mendorong Rayen. Apalagi melihat Aulia yang menatapnya tajam. "Qil, elo kenapa sih? " bingung Rayen "Jangan pernah gangu hidup gue! Jangan pernah tolongin gue, mau gue dalam bahaya sekalipun jangan pernah tunjukkan muka elo didepan gue! " tegas Aqiila Rayen sedikit mendekat namun Aqiila menahan dirinya. Aqiila menangis, "Hiks..Hiks..PLIS JANGAN GANGU HIDUP GUE!! BERAPA KALI SIH GUE HARUS BILANG KE ELO, KALO GUE ITU BENCI SAMA ELO!! LEBIH BAIK ELO URUSIN TUH CEWEK ELO!! " Sentak Aqiila yang kini berlari keluar **** "Hiks.. Hiks.. Kenapa sih semua orang ninggalin aku? Apa salah aku? Hiks.. Hiks.. " tanya Aqeela "Banyak! bahkan kalaupun semua orang benci elo dan ninggalin elo, kesalahan elo masih banyak" jawab Rasya "Kalo Tuhan ambil nyawa aku? Apa kesalahan aku masih banyak? " lirih Aqeela "Banget! Justru gue seneng banget kalo elo hilang dari dunia" jawab Rasya Aqeela menghapus air matanya, dan beralih menatap Rasya, "Kalo Tuhan ambil nyawa aku, apa kamu bakal maafin aku? " tanya Aqeela "Gue akan maafin elo kalo elo bener bener hilang dari dunia ini! " jawab Rasya begitu santai "Oke kalo itu mau kamu, aku harap kalo suatu saat aku gak ada, kamu bisa bahagia" "Oh pasti! " **** Penasaran, yuk langsung kepoin! Jangan lupa vote dan coment! 🙏😊

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien