Nonetheless

Nonetheless

  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 1, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Jahat tetaplah jahat, bahkan jika beralasan. Kamu bahkan tidak bisa menjadikan sesuatu hal yang baik, untuk dijadikan alasan. Meskipun begitu, masih banyak kebaikan yang bisa kamu lakukan untuk menebus kejahatan. . . . Alisa tidak pernah menyangka bahwa ia akan menjadi bagian dari sekolah yang sangat menjengkelkan ini. Sistem penilaian yang berdasar pada kekayaan yang kamu miliki. Bahkan tak segan pihak tak bertanggungjawab, memanupulasi hasil lomba sekolah, yang sangat penting baginya untuk meneruskan kuliah. Ya, Alisa sangat senang menggambar, apapun itu. Tak ada batasan baginya untuk berimajinasi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [Annalisa]: The Crimson Theater
  • ALESA|the beauty indigo (END)
  • Anxiety
  • don't get into the trap
  • 𝐊𝐀𝐋𝐄𝐒𝐓𝐈𝐍𝐄 - [𝑻𝒉𝒆 𝑼𝒏𝒅𝒆𝒓𝒈𝒓𝒐𝒖𝒏𝒅 𝑮𝒐𝒅𝒅𝒆𝒔𝒔] ✓
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • 1. ABOUT ME ✔️
  • Misteri Perpustakaan (Sudah Terbit)
  • DI BALIK ANDROMEDA (END/REVISI ULANG)
  • BULLYING PYRAMID

Ahhh ~Annalisa telah tumbuh menjadi remaja yang cantik jelita. Namun masa masa SMP yang penuh dengan penghianatan dan penolakan membuatnya tak bisa mempercayai orang lain lagi, ditambah sebuah insiden yang membuatnya harus mengalami depresi berat. Namun jauh dari itu semua terdapat sebuah perasaan yang tercipta dari segala insiden tersebut. Dan saat ini reuni sekolah yang berujung sebuah tragedi tak bisa lagi di hindari. Ini adalah awal dari sebuah misteri besar di balik pria bertopi abu abu. . . "Hei lihat aku! Aku di sebelahmu! Aku selalu ada untukmu" . . "Aku hanya ingin dirimu! Bukalah pintu hatimu untukku" . . "Aku tak akan pernah memaafkan mu Wijaya!" . . "Baiklah, sekarang nikmati permainannya" . . "Firo kau!" . . "Penghianatan, rasa iri, air mata, keterpurukan. Semuanya! Perlihatkan semuanya padaku"

More details
WpActionLinkContent Guidelines