HIS BLOODY BRIDE

HIS BLOODY BRIDE

  • WpView
    Reads 17,842
  • WpVote
    Votes 5,612
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 31, 2025
Pernikahan Bonita Vladimir gagal dalam sekejap. Mempelai pria melarikan diri. Seluruh tamu yang hadir tergeletak tewas meregang nyawa, terbaluti dengan cairan merah. Begitu juga wajah dan gaun putih Bonita dihiasi cipratan merah. Darah. Sebenarnya apa yang terjadi? Seakan semua kejutan belum cukup, muncul sosok yang paling ditakuti di Transylvania, manusia serigala berbulu hitam bernetra merah, melangkah mendekatinya dan mengaku sebagai suaminya, mencium pipinya dan berbisik lembut di telinganya. "Jangan salahkan aku, sayang. You know, my love for you is dangerous. And I would kill anyone who looked at you. Anyone who dared to even breathe too close." *** Peringatan : Mengandung kekerasan, romansa gelap, dan adegan yang tidak patut dicontoh.
All Rights Reserved
#4
naga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY DESTINY (COMPLETED)
  • The Midnight Bride [TAMAT]
  • We Are Not The Same | Kim Taehkyun
  • ✔Vampire Boy | MYG
  • What If We?
  • Forgive Me My Angela
  • Married at First Sight : The Antagonist's Bride
  • Nexus - Hoonjay/Heejay (END)
  • TVSL - The Villainess's Second Life
  • The Vampire II : The Blood. [BtsXBlackpink]

Kisah seorang gadis yang harus menerima kenyataan, bahwa dia adalah mate dari seorang Alpha kejam yang tidak ingin menerimanya _________________________________________ "Arrrrrggggghhhhhh" aku mendengar jeritan kencang gadis itu, aku melihat tubuhnya bersimbah darah karena perutnya tergores oleh kuku beracun Joseph yang sebenarnya di tujukan padaku. Tubuhku lemas seketika, aku ambruk di samping tubuhnya, kulihat matanya sayu namun masih terbuka. Aku menarik tubuhnya ke pangkuanku, tanpa sadar air mataku mengalir deras di pipiku. Jason mengerang kesakitan didalam kepalaku. "Tu-tuan tidak apa-apa? Tuan baik baik saja kan?" tanyanya lemah padaku sambil menyentuh pipiku menghapus air mata yang turun disitu. Tangannya terasa sangat dingin, darahnya terus keluar melalui perutnya yang terluka. Aku mengambil tangan mungilnya dari pipiku lalu mengecup telapaknya lama, air mataku tak mau berhenti menetes. "Mengapa kau mengkhawatirkanku disaat kau dalam keadaan seperti ini?" ucapku sambil terisak. "Tu-tuan kenapa menangis? Tuan kan membenciku? Aku tidak suka melihat tuan menangis, karena aku sssstttt aku me-mencintai tuan" ucapnya sambil menahan sakit, aku yang mendengar itu merasa tercabik cabik di dalam hatiku. 'Dia mencintaiku' aku senang mendengarnya namun..... "Aaaaarrrgggggghhhhhh" Ps : Maafkan author kalau cerita ini kurang menarik, dan terus beri kritik dan saran buat author biar kedepannya bisa membuat novel yang lebih bagus lagi, see you soon. Publish : Minggu, 26 Nov 2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines