HIS BLOODY BRIDE

HIS BLOODY BRIDE

  • WpView
    Reads 20,496
  • WpVote
    Votes 6,746
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 7, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Dark Romance
Enemies to Lovers
Love Triangle
Pernikahan Bonita Vladimir gagal dalam sekejap. Mempelai pria melarikan diri. Seluruh tamu yang hadir tergeletak tewas meregang nyawa, terbaluti dengan cairan merah. Begitu juga wajah dan gaun putih Bonita dihiasi cipratan merah. Darah. Sebenarnya apa yang terjadi? Seakan semua kejutan belum cukup, muncul sosok yang paling ditakuti di Transylvania, manusia serigala berbulu hitam bernetra merah, melangkah mendekatinya dan mengaku sebagai suaminya, mencium pipinya dan berbisik lembut di telinganya. "Jangan salahkan aku, sayang. You know, my love for you is dangerous. And I would kill anyone who looked at you. Anyone who dared to even breathe too close." *** Peringatan : Mengandung kekerasan, romansa gelap, dan adegan yang tidak patut dicontoh.
All Rights Reserved
#3
iblis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "LOVE AGAIN"
  • MY DESTINY (COMPLETED)
  • The Vampire II : The Blood. [BtsXBlackpink]
  • Mahligai Sunyi
  • Forgive Me My Angela
  • What If We?
  • the Pure blood
  • AN RÍ FÍOR BELOVED

Adeev tersenyum sinis dan mengangkat kakinya. Adeev menginjak luka di pundak laki-laki itu dan menekannya. Suara teriakan kesakitan menggema di kamar hotel. "Dulu mungkin aku terlalu bodoh untuk tidak langsung membunuhnya. Aku juga terlalu baik untuk tidak langsung menembak kepalanya. Tapi apakah kau tahu, karena dia dan dirimu aku menjadi sadar bahwa tidak seharusnya ada belas kasihan untuk siapapun." Laki-laki itu memegang kaki Adeev berusaha mendorong agar tidak menginjak pundaknya. Tapi Adeev justru semakin menekan luka itu. "Dee, apa yang kau lakukan!!" Adeev melepaskan luka tembak laki-laki itu dari injakan kakinya. Dan menatap Exell dalam-dalam tapi tidak lama kemudian para pasukan tim blacklion ikut masuk dan langsung mengamankan kamar hotel itu. Sedangkan ketua tim berlari dan memeriksa keadaan laki-laki itu. Saat tahu target mereka sudah tak sadarkan diri dengan bersimbah darah dan luka tembak. Dia bangkit dan langsung menodongkan pistol ke arah Adeev. ----------------------------------------------- "Ketika cinta harus kalah oleh dendam. Dan ketika dendam harus kalah oleh ketulusan. Saat kau harus mati-matian bangkit dari keterpurukan yang begitu dalam. Berusaha membangun tembok tinggi untuk melindungi dirimu. Menancapkan dendam pada hatimu sendiri agar membalaskan semua sakit yang kau rasakan, tapi tembok itu perlahan menjadi rapuh saat kau sadar dia tak pantas merasakan sakit yang pernah kau rasakan."

More details
WpActionLinkContent Guidelines