LANTAS - SHORT STORY

LANTAS - SHORT STORY

  • WpView
    Reads 131
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 22, 2022
"Aku jadi pengen jujur, deh" Ucapnya Demi mendengar itu, jantung Reza berdegup kencang, soal apa? Reza menanti kalimat selanjutnya. "Aku sayang sama kamu, Za. Aku gak tau, tapi aku ngerasa dihati aku kamu masih punya ruang" Ucap perempuan tersebut sambil menatap Reza, dalam sekali tatapannya, seolah banyak sekali yang tersirat disana. Rautnya berubah, "Kamu gak seneng Za, perasaanku balik lagi kayak dulu?" Tanyanya. "Seneng kok, tapi..." Ucapnya terputus. Perempuan itu menunggu kalimat selanjutnya. "Tadi ditempat itu aku gak sendiri kan?" Sambung Reza "Maksudnya?" "Iya...dihati kamu ada tempat buat aku, tapi... disana juga ada tempat buat yang lain. Yang artinya aku gak sendirian, aku harus berbagi perasaan, berbagi perhatian, berbagi tempat, berbagi rindu, berbagi KAMU" .......................................................... A Short Story by Saandrea, ditulis di Bogor 17 Juli 2021
All Rights Reserved
#1
pemeranpengganti
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARENA
  • Converge With You [On Going]
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • [HSLS] You are.... √
  • Spring Day (JINRENE)
  • Cuek VS Cerewet || Syaqeel [ END - PROSES REVISI ]
  • about us and him ✔️
  • Broken Home || arasweetstrawberry ✔
ARENA

Arya memperhatikan gadis itu, "suka, dia manis." "permen juga manis," sahut Rena kembali. "tapi dia lembut," jawab Arya tetap kekeh. "gulali lembut tuh." "gk, gulali sifatnya lumer kalau kena air." ~♥~ "kenapa kita gk bisa bareng?" tanya Arya mulai frustasi, menatap lawan bicaranya dengan serius. Rena mencoba untuk menahan hasrat ingin memeluk laki-laki di hadapannya, air mata mulai menggenang mengaburkan pandangan, rasanya sakit sekali. "karena kita beda." Satu kalimat, tiga kata yang mampu membuat seorang Aryana terdiam. Cekalannya perlahan-lahan melonggar sampai akhirnya benar-benar terlepas, kedua tangannya menggantung di sisi tubuh. "sampe sini aja yah, gue kesakitan," ujar Rena dengan air mata yang akhirnya jatuh juga. ~♥~ Baca gk? Baca gk? Baca gk? BACA LAH MASA ENGGA. kuy lah mampir, gk bakal nyesel di jamin, kalau nyesel uang nya kembali:) g canda. Cover by: Riyoss_

More details
WpActionLinkContent Guidelines