We Are Friends

We Are Friends

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 10, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Untukmu bahagiamu, untukku bahagiaku. Bagi Levi, Juan adalah sosok menyebalkan. Tapi bahunya cukup nyaman untuk tempatnya bersandar. Dimata Juan, Levi itu cewek aneh plus menggemaskan. Tapi peluknya cukup untuk penenang dikala amarah datang. Levi dan Juan sudah sedari kecil berteman. Kedekatan keduanya sudah seperti surat dan perangko yang tak bisa dipisahkan. Hingga suatu hari kedua orang tua mereka memberikan kejutan besar. Perjodohan! Tak setuju dengan perjodohan yang sudah direncanakan membuat Levita dan Juan kompak untuk kabur bersama. Dan dari situ lah semua cerita berawal. Tentang tali pertemanan keduanya yang mulai diuji. "Ngga butuh siapa-siapa lagi. Punya lo aja, itu udah cukup kok, Vi." Start : Oktober 2022
All Rights Reserved
#417
friend
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALIF 2 : AGEN[IUS]
  • REVAN [SELESAI]
  • ALIF (TERBIT)
  • Muallaq (End)
  • Lentera Takdir (TERBIT)
  • Dear Louisa (END)
  • TWINS OF BAR BAR  (Air dan Ara)[TAMAT]
  • My Boyfriend Is Playboy
  • Look at Me (END)

Tak pernah terlintas dalam benak Alif akan kasus yang ia tangani puluhan tahun lalu, berubah menjadi sebuah boomerang dendam yang siap menghantam habis keluarganya. Hamzah Al-Ghazawan dan Hasbi Al-Gaishan, kedua putra Alif tidak tahu malapetaka yang menghampiri, ternyata berasal dari dendam yang seharusnya diterima orang tua mereka. Sampai suatu hari Hasbi, dokter muda yang bekerja di forensik ini mengalami kisah tragis dalam hidupnya. Sedih mendalam, terpuruk, dan takut dalam diri Hasbi menggerakkan sang Kakak untuk merubah apa yang dialaminya menjadi sebuh kasus yang harus diselidiki. Hamzah, mengikuti jejak ayahnya menjadi penyidik kepolisian. Dengan segala upaya ia lakukan untuk mencari dalang dibalik semua yang dialami adiknya. Bahkan membentuk sebuah agen bernama AGEN[IUS]. Namun, siapa sangka kesalahpahaman besar timbul ditengah-tengah mereka? "Mari hentikan penyelidikan sampai di sini, Hasbi." "Kenapa? Apa karena yang Abang cari sudah Abang temukan?" "Sejauh ini tidak ada barang bukti spesifik ditemukan dalam kasus Jenna. Tidak ada pelaku yang bisa dijadikan tersangka. Tidak ad -" "Bukan barang bukti, tapi kebenaran. Abang menemukan kebenaran yang aku pun baru tahu. Jika Jenna, sebenarnya cinta pada Abang, bukan?" ___________________________________________ "Menangislah, hatimu baru saja kehilangan. Istirahatlah, ragamu butuh untuk bersandar. Ikhlaslah, ragaku kembali pada Tuhan. Tenanglah, cinta yang kamu khawatirkan sesungguhnya sudah suci terikat dihadapan Tuhan. Pulanglah saat Tuhan sudah menjemputmu, jangan sendirian. Aku akan tetap setia disini menunggumu pulang." -- Amara Jennaira.

More details
WpActionLinkContent Guidelines