We Are Friends

We Are Friends

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 10, 2022
Untukmu bahagiamu, untukku bahagiaku. Bagi Levi, Juan adalah sosok menyebalkan. Tapi bahunya cukup nyaman untuk tempatnya bersandar. Dimata Juan, Levi itu cewek aneh plus menggemaskan. Tapi peluknya cukup untuk penenang dikala amarah datang. Levi dan Juan sudah sedari kecil berteman. Kedekatan keduanya sudah seperti surat dan perangko yang tak bisa dipisahkan. Hingga suatu hari kedua orang tua mereka memberikan kejutan besar. Perjodohan! Tak setuju dengan perjodohan yang sudah direncanakan membuat Levita dan Juan kompak untuk kabur bersama. Dan dari situ lah semua cerita berawal. Tentang tali pertemanan keduanya yang mulai diuji. "Ngga butuh siapa-siapa lagi. Punya lo aja, itu udah cukup kok, Vi." Start : Oktober 2022
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALIF (TERBIT)
  • AMENSALISME (REVISI)
  • TWINS OF BAR BAR  (Air dan Ara)[TAMAT]
  • New Love
  • Juni
  • Look at Me (END)
  • Om, Ayo Nikah!
  • Dear Louisa (END)
  • REVAN [SELESAI]
  • PERFECT BAD BOY (SELESAI)

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Apakah seorang anak Kiai harus bisa menjadi penerus kepemilikan pesantren? Ya. Namun, berbeda dengan seorang Haafiz Alif Faezan. Mahasiswa lulusan sarjana kriminologi yang memilih karier sebagai polisi reserse. Sebuah kasus membawa Alif bertemu kembali dengan gadis yang ia cari selama sepuluh tahun ini. Gadis kecil yang pernah ia dekap dalam keadaan sekarat, sekarang tumbuh menjadi perempuan cantik nan penuh kejutan. Pertemuannya dengan sang gadis membawa kemudahan bagi Alif dalam menyelidiki kasus tersebut. Sama halnya, mudah bagi Alif untuk jatuh hati dengan Lahya Deemah, gadis berusia 18 tahun. "Lahya ini anak kecil, mana boleh menikah dengan Gus yang umurnya jauh di atas Lahya?" "Boleh. Bapak kamu sudah merestui." "Apa yang Gus inginkan dari anak kecil seperti Lahya?" "Izinkan saya membimbing kamu dalam dekapan hangat, sampai selamat ke tangan Tuhan." "Tapi, Lahya sudah bertunangan." "Apa yang kamu tunggu dari sebuah penantian yang dia tawarkan, Lahya? Sedangkan saya di sini menawarkan kepastian, namun tak kunjung kamu beri jawaban. Saya semakin takut tenggelam dalam mata itu dan hafalan Quran saya tertinggal mengambang. Sejatinya yang haram takkan mungkin menjadi halal dan suci. Maka dari itu jadilah halal bagi saya, dan saya akan selalu suci untuk bisa menyentuhmu seperti kalam-Nya." '__'__'__' ⚠️DILARANG KERAS MELALUKAN PLAGIASI BERKEDOK TERINSPIRASI⚠️ ⚠️Hak cipta dilindungi Allah Ta'ala⚠️ [Disarankan untuk tidak membaca cerita ini di tempat umum. Dikarenakan dapat mengalami gejala baper, salting, senyum-senyum sendiri, menangis dan emosi disatu waktu] '__'__'__' Start : Juli 2023 End : September 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines