Pengakuan

Pengakuan

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Jan 22, 2022
Sosok Malik, seorang aktivis muda yang usianya baru saja tujuh belas tahun. Malik menjadi idola muda di kalangan masyarakat karena aksi-aksi berani yang telah ia lakukan. Telah lama aku menyukai dirinya, mengikuti seluruh gerakan kemanusiaan dan membaca puisi-puisinya. Hingga aku mengenalnya lebih jauh, sepotong demi sepotong teka-teki bermunculan tentang dirinya. Pada kisah kali ini, aku ingin bercerita tentang dirinya kepada kalian semua. Selamat membaca. 16 Januari 2022
All Rights Reserved
#337
politik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • See You After Midnight [END]
  • Maulinda Athalia [END]
  • Transmigrasi menjadi istri presma!?(TAMAT)
  • Shafiqa [OPEN PO]✓
  • Milenial VS Old Style (Completed)
  • Nathalla [Selesai]
  • Seon Admaja || (END)
  • Jauh di Lengkung Pelangi (TAMAT)
  • Althan's
  • Kata Ilham

[Reading List @RomansaIndonesia Oktober 2023 - Cerita Bangku Kampus] Hanya butuh waktu singkat bagi Linka Drisana untuk jatuh cinta pada Aldio Zefran Waranggana, seorang kakak tingkat dengan sejuta pesona. Bukan soal fisik belaka, melainkan diikuti pula oleh banyak hal-hal sederhana yang tak bisa Linka hiraukan begitu saja. Namun, sadar bahwa mereka "berbeda", yang dapat Linka perbuat hanyalah bersikap layaknya seorang pengagum rahasia. Setidaknya sampai Linka menginjak semester empat, di mana ia menyadari bagaimana semesta dan rencana tak terduganya mulai bermain peran. Diawali bertambahnya status Zefran sebagai sesama penghuni dalam naungan satu atap bangunan, hingga hari demi hari kisah di antara mereka terajut kian rapi selayaknya bayangan dalam angan. Semua terasa seperti mimpi hingga membuat Linka tak dapat mudah percaya, sampai keyakinan berhasil ia peroleh karena Zefran yang terus berupaya. Kendati demikian, pada akhirnya Linka tetap dihadapkan oleh fakta bahwa segala hal dalam hidup tidak melulu berjalan sesuai keinginan, serta bahagia yang sempat Linka rasakan boleh jadi memang hanya bersifat sementara. Dan, terkait dengan hal tersebut maka jalan terakhir yang dapat ditempuh hanya antara dua opsi: merelakan atau memperjuangkan? --- © January 2023 by Dinda Arula

More details
WpActionLinkContent Guidelines