DOSEN(DO_eh SE_uami N?)

DOSEN(DO_eh SE_uami N?)

  • WpView
    LECTURAS 208
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Partes 7
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, ago 6, 2022
"Awalnya sempat tak terpikirkan olehku bahwa orang yang akan membersamaiku dalam jangka waktu yang lama atau bahkan seumur hidupku adalah kamu.tapi aku, juga seluruh manusia didunia ini, tidak ada yang bisa merubah atau memanipulasi skenario tuhan bagaimanapun caranya.memang skenario tuhan seindah, semisterius dan semengejutkan itu." -syasya wajhatul humaira- "Dulu,aku memiliki ekspetasi tinggi dengan yang namanya pernikahan.aku berpikir aku akan menghabiskan waktu berhargaku bersama istri yang sepemikiran dan sedewasa aku,menghabiskan waktu bersama anak anak kami hingga menua bersama.yeah sesimple itu.tapi semua ekspetasi dan khayalan itu hanya tinggal kenangan setelah aku bertemu kamu.tak pernah terbayangkan sebelumnya memiliki istri yang masih labil dan menggemaskan seperti mu.kamu menjadi tokoh utama wanita dalam hidupku yang tak bisa aku abaikan begitu saja sekeras apapun aku mencoba untuk tidak peduli.tapi,hanya kamu yang mampu membuat ku seperti ini.terima kasih sudah masuk kedalam hidupku dan membuat hari hari ku menjadi lebih berwarna" -ahmad zeynaddir Rasyid-
Todos los derechos reservados
#92
perbedaan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Embun Pagi
  • Dia Guruku Juga Imamku {ENDING}
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • REYFAL
  • jangan sakiti aku
  • CINTA DALAM DIAM
  • AYLIN
  • Bukan Gus (On Going)
  • Sebening Air Mata Dan Duka

Namaku Anahita Embun Prasetyo, aku hidup dalam keluarga kurang mampu yang memiliki seorang ayah penerima jasa antar jemput cuci kendaraan dan seorang ibu rumah tangga yang sangat penyayang. diusiaku yang masih menginjak 12tahun aku dituntut untuk mandiri dalam segala hal. tidak seperti selayaknya anak berusia belasan tahun yang masih memiliki kesempatan bermain dan bermanja-manja. bahkan aku terkadang merasa iri melihat teman-temanku yang bisa bermain dan terpenuhi keinginannya, seperti memiliki sepedah, boneka, dan peralatah sekolah yang layak. sedangkan aku yang setiap harinya sepulang sekolah selalu membantu ibu menjajakan kue nya keliling kota. aku yang menginginkan sesuatu harus dengan bekerja dahulu sebelum mendapatkannya terkadang merasa dunia ini sangat tidak adil, terkadang aku berfikir kenapa semua ini terjadi kepadaku, kenapa hanya keluargaku yang tuhan hukum atas kemiskinan. tapi walau begitu aku tidak pernah ingin berputus asa, karena ibu selalu berkata jika kita ikhlas dengan cobaan yang tuhan berikan maka sedikit banyak masalah yang kita hadapi pasti akan ada jalan keluarnya, rezeki dan nasib seseorang sudah diatur sedemikian rupa oleh tuhan. dimana kita yakin bahwa suatu saat akan ada masanya kita menjadi orang sukses dan menjadi orang yang beruntung. setiap kalimat yang ibukku katakan aku jadikan sebagai motivasi diriku agar kelak aku dapat menjadi orang yang berhasil dan membahagiakan mereka. meskipun sekarang banyak sekali cacian dan makian orang yang selalu merendahkan kami, tapi aku tetap berteguh pada tekadku untuk mengejar cita-citaku. aku ingin sekali menjadi seorang penulis karya yang dikenal banyak orang dan sukses, aku ingin dari hasil kerja kerasku mampu mengangkat derajat keluarga kami agar tidak ada lagi yang menghina dan merendahkan kami.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido