Dear, Sapphire (TAMAT)

Dear, Sapphire (TAMAT)

  • WpView
    Reads 1,397
  • WpVote
    Votes 341
  • WpPart
    Parts 42
WpMetadataReadComplete Wed, Sep 21, 2022
Shafira Kamil, seorang penulis lepas dan juga merupakan pemilik toko busana muslim ternama di kotanya, yang bernama LMode. Kariernya sebagai penulis dan pemilik usaha sukses. Namun, tidak dengan urusan cinta. Cinta yang sudah dirajut oleh Shafira, dengan sahabatnya sendiri, harus kandas. Namun, di antara kegalauannya itu, ada seseorang yang bersedia menawarkan cinta yang baru. Shafira secara perlahan mau membuka hati. Akan tetapi, usaha menata yang sudah Shafira bangun tidak berjalan mulus. Pasalnya, seseorang dari masa lalu tiba-tiba datang mengusik hatinya. Pada akhirnya, ke mana muara cinta Shafira berlabuh?
All Rights Reserved
#22
fiksiislami
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Melepas Tuk Mendekat (Lengkap-Revisi 13/2/23)
  • DESTINASI CINTA
  • ALIF (TERBIT)
  • Al Fahri
  • Garis Takdir Adinda (END) ✓
  • Langit Senja di Kota Nabi
  • Kuy Otw Kua (TAMAT)
  • Akhir Kisah [SELESAI]
  • Ana Uhibbuka Fillah ( TAMAT  )

Blurb "Kalo gitu.. bisa kamu tunjukan keberadaan Tuhan?" tanya Naufal remeh sambil memandang wajah polos alami wanita itu. "Tuhan itu seperti udara. Tak terlihat tapi terasa. Kita membutuhkan-Nya setiap saat," jawab wanita itu. Saat keyakinan begitu melekat, kepercayaan akan timbul. Sama seperti kepercayaan setiap manusia pada Sang Pencipta. Tapi, bagaimana jika keyakinan itu memudar bahkan menghilang? Apakah masih bisa mempercayai bahwa eksistensi-Nya itu memang ada? Hal itu yang kini tertancap di pikiran dan hati seorang pria bernama Naufal Aditya. Hingga takdir mempertemukannya dengan seorang guru yang berparas manis bernama Safa Safina dan seorang pengusaha sukses dengan karisma menawan bernama Aksa Maulana. Takdir pun merangkaikan kisah cinta mereka yang penuh suka cita. Memadupadankan semua kekecewaan, kerinduan, dan keegoisan untuk menemukan jawaban dari perasaan yang bersemayam. Lalu, bagaimana dengan keraguan yang membentengi diri? Akankah keraguan itu berubah menjadi keyakinan? Apakah bisa percaya pada Sesuatu yang tak terlihat?

More details
WpActionLinkContent Guidelines