Delayed Happiness

Delayed Happiness

  • WpView
    MGA BUMASA 19
  • WpVote
    Mga Boto 4
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Tue, Feb 1, 2022
Bahagia itu ketika seseorang mampu menerima hidupnya. Bukan mengejar bahagia dari orang lain yang justru menghancurkan semuanya. Mungkin jika Molan mau dan bisa menghargai keberadaan Dera, ia tak perlu mengejar Iftan yang sama sekali tak menyukai adanya. Bahkan, Molan merelakan bahagianya bersama sahabatnya--Dera--demi mengejar bahagianya bersama Iftan yang jelas-jelas tak ada. Karena obsesinya itu pula, ia kehilangan keduanya.
All Rights Reserved
#379
lovetriangle
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  •  HAZELA
  • Different [END]
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Perihal Sandwich(End)
  • Jah, Beauty Isn't Forever
  • SELENOPHILIE [END]
  • AFKARA [END]
  • Struggle for Dreams (End)
  • Bintang Untuk Nara
HAZELA

Hazela oleh sweedzz_ Hazela Abraham lahir sebagai seorang kembar, tapi hidupnya tak pernah seimbang seperti seharusnya. Di antara dua wajah yang serupa, hanya satu yang selalu mendapat cahaya. Dan itu bukan dirinya. Sejak kecil, Hazela terbiasa menjadi bayang-bayang Bianca, saudara kembarnya yang sempurna, cerah, dan selalu dicintai semua orang. Termasuk oleh Samudra, lelaki yang Hazela panggil kekasih, namun tak pernah benar-benar membuatnya merasa menjadi satu-satunya. Setiap hari adalah perjuangan. Perjuangan untuk didengar, diperhatikan, bahkan sekadar diakui. Samudra selalu ada... tapi tak pernah untuk Hazela. Hatinya, langkahnya, dan keputusannya, semuanya selalu condong pada Bianca. "Kamu bisa ke kantin sendirian, kan?" Kalimat yang seharusnya biasa, tapi terdengar seperti tamparan ketika disampaikan oleh orang yang kau sebut rumah. Hazela tidak butuh dunia. Ia hanya ingin satu hal: dianggap penting, walau hanya sekali. Ia bukan meminta dunia. Ia hanya memohon tempat kecil di hati seseorang yang katanya mencintainya. "Jadiin aku prioritas kamu, Sa... sekali saja, sebelum aku tidur untuk selamanya." "Kamu prioritas aku, Zel... tapi sekarang, menjaga Bianca lebih penting daripada kamu." Ketika cinta menjadi luka, dan kehadiran menjadi beban, apa yang tersisa dari sebuah hubungan? Akankah kamu tetap bertahan mencintai seseorang yang tak pernah memilihmu? Hazel hanya punya satu permintaan sederhana sebelum segalanya terlambat: "Berikan aku kebahagiaan, sebelum aku pergi. Itu saja."

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman