Story cover for Dangerous Human by jelangkoeng
Dangerous Human
  • WpView
    LECTURI 334
  • WpVote
    Voturi 52
  • WpPart
    Capitole 2
  • WpView
    LECTURI 334
  • WpVote
    Voturi 52
  • WpPart
    Capitole 2
În curs de desfăşurare, Prima publicare ian 24, 2022
Bunyi piano yang berada dikamar Brilsa mulai berdentingan, dan akhirnya Brilsa tau kalau dentingan itu lama-lama berubah menjadi instrumen sebuah lagu berjudul Time to say goodbye

Dan akhirnya Brilsa malah tertidur pulas karena mendengar dentingan bunyi piano yang begitu indah, seolah menjadi lagu pengantar tidur baginya  ditengah hujan deras

Pria itu menghentikan gerakan jemarinya yang bergerak lincah memainkan piano kemudian bangkit berdiri mendekati pujaan hatinya yang sudah terlelap

" Cantik sekali, harus ada yang sepertimu tapi versi mini" gumam pria itu sembari tersenyum miring dan mengusap penuh hati-hati pada pipi














SEBELUM BACA CERITANYA JANGAN LUPA VOTE, COMENT + FOLLOW
Toate drepturile rezervate
Înscrie-te pentru a adăuga Dangerous Human la biblioteca ta și primește actualizări
sau
#791stalker
Linii directoare referitoare la conținut
S-ar putea să-ți placă și
Toxic Relationship de Syafaranq
12 de capitole În curs de desfăşurare Pentru adulți
Di dalam hubungan ini, hanya ada aku dan rasa kesal mu *** "Menurutlah Nona, mungkin Tuan akan berbaik hati dengan meringankan hukuman mu," ucap Pria yang sama. Tidak mungkin! Dia Kris, tangan kanan dari seseorang yang Kaluna benci dan secara bersamaan juga ia cintai. "Apakah kau bisa menjamin Kris, bahwa ucapanmu benar?" tanya Kaluna dengan datar. Kris terdiam. "Kau bahkan tidak bisa menjamin dirimu sendiri akan selamat darinya jika tidak berhasil membawaku pulang bukan?" tanya Kaluna lagi dan Kris tetap tidak beraksi. Kaluna mendengguskan napasnya. Kaluna berjalan mendekat ke Kris, sebelah tangannya ia masukkan ke kantong celana yang ia pakai. Berhenti tepat di depan Kris, ia melirik ke arah belakang Kris, dimana beberapa anak buahnya berdiri. "Ada 4," batin Kaluna. Kembali memusatkan pandangan ke arah Kris. "Kau terlalu setia Kris, bagaimana jika kau bilang pada Tuan mu bahwa aku di temukan meninggal dunia? Kau tidak akan kena hukuman, begitu juga aku. Kau bisa mengambil jasad seseorang yang sudah rusak, anggap saja itu diriku. Selesai!" Kaluna mencoba menawarkan kerja sama. Kris terdiam, "Nona, kau tau bukan bahwa Tuan bisa mendengar semua ucapanmu saat ini." Kaluna melirik earphone yang terletak di telinga kiri Kris. "Sial!" umpat Kaluna. *** Kaluna tidak pernah tahu. Dari tangan yang pernah menyelamatkannya, datang genggaman yang tak akan pernah melepaskannya.
The Ducibella 【End】 de dailymeeee
32 capitole Complet
"Bisa gak berhenti ngerokok?" Suara Lea terdengar ringan, tapi sorot matanya menyimpan keteguhan. Alfan berdiri menyandar di motornya, satu tangan memegang rokok, asap melayang malas di udara. Tatapannya turun pelan ke arah Lea, seperti sedang menilai apakah pertanyaannya layak dijawab. "Gak." Jawabnya singkat, datar-tapi justru itu yang bikin suara itu terdengar dalam dan berbahaya. Lea menghela napas. "Bisa, kalau lo mau." Alfan tertawa kecil, bukan karena lucu. Lebih ke tawa dingin, berbahaya, kayak singa yang diganggu pas lagi malas. "Masalahnya," katanya sambil membuang rokok ke tanah, menginjaknya perlahan dengan sepatu, "gue gak pernah punya kemauan buat berhenti dari sesuatu yang nikmat." Lea menatapnya, masih mencoba logika. "Terus lo maunya apa?" Alfan maju. Satu langkah. Dua langkah. Sampai Lea harus mendongak. Sampai napasnya kehabisan ruang. Tangan cowok itu naik, menangkup tengkuk Lea, kuat, tapi gak kasar-lebih ke 'lo gak akan bisa kabur sekarang'. "Maunya?" bisik Alfan, dekat banget. Nafasnya panas, suaranya rendah dan dalam. "Your Lips." Lea menelan ludah, tubuhnya menegang. Tapi dia gak bergerak, gak bisa. "Gue berhenti ngerokok... kalau setiap malam bisa candu sama lo." Alfan mendekatkan bibirnya ke telinga Lea, napasnya mengiris kulit. "Kalau tiap kali gue pengen rokok, gantinya lo yang gue isep." Bisikannya brutal. Jelas. Tanpa sensor. Lalu dia mundur pelan, tapi sorot matanya masih mengunci Lea. "Deal?" ...... Content warning(s) : alcohol; smoking; harsh words; dirty jokes; dirty pick up lines; intimate skin contact; kissing, etc Cover by Pinterest
S-ar putea să-ți placă și
Slide 1 of 9
ATEEZ | Z DIMENSION : EP. 1 STRICTLAND [✓] cover
 Ex  (Completed) cover
Seventeen Gs    [ Blood Crystal ] cover
Toxic Relationship cover
Perjodohan paksa || jaemnnie cover
the other side cover
DEVANO ( sedang di Revisi)  cover
BRINCA cover
The Ducibella 【End】 cover

ATEEZ | Z DIMENSION : EP. 1 STRICTLAND [✓]

21 capitole Complet

Hongjoong mengira bahwa peristiwa menyeramkan itu sudah selesai. Dia bahkan tidak berpikir akan dihantui oleh pria fedora hitam itu lagi. Setiap kali dia tidur, pria itu akan datang dan meminta bantuannya. Berkata bahwa tugasnya belum selesai. "Hongjoong! Tugasmu belum selesai! Penuhi takdirmu atau kejadian buruk akan menimpa kalian!" Fakta bahwa Cromer ada di tangannya semakin memperkeruh suasana. Banyak orang aneh yang berusaha mengambil jam pasir itu dari tangannya. "SIALAN!!! GUA CUMA MAU KULIAH YANG BENER PLIS!!" - Hongjoong "LO SIAPA SEBENERNYA?! KENAPA MUKA KITA MIRIP?!" - Seonghwa "GUA GAK PERNAH YA MINTA BANTUAN LO!" - Yunho "MEREKA YANG NINGGALIN GUA YA BANGSAT!" - Yeosang "PERGI LO!! DASAR SETAN!!" - San "UDAH GUA BILANG! GUA GAK TAU APA-APA SIALAN!!" - Mingi "CK! MAU LO APA SI?! ENYAH DARI HADAPAN GUA!" - Wooyoung "LO NGOMONG SEKALI LAGI GUA TIMPUK PAKE APEL!" - Jongho. Note: Terinspirasi dari storyline ATEEZ