My Stalker

My Stalker

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Wed, Jan 26, 2022
Zella tak menyangka dengan sosok lelaki yang di hadapannya ini. "Sejak kapan kau mencintaiku?!" Ucap Zella dengan air mata yang membasahi pipinya. "Sejak Awal ku melihatmu." Jawab nya tersenyum miring dan mengusap halus pipi Zella. Zella menghempaskan tangan nya. "JANGAN SENTUH AKU!!" Teriaknya. Lelaki itu tak memikirkan ucapan Zella. Bahkan ia membawa Zella ke dalam dekapannya."Jika kau lupa kau istriku Zella." bisiknya membuat Zella meremang. Zella semakin terisak dalam dekapannya. "Hiks..hiks.. ternyata kau yang selama ini menguntitku kaa." _________________________________________
All Rights Reserved
#413
stalker
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menikah Dengan Mantan? (END)
  • RAHASIA CINTA [ON GOING]
  • TOUCHED (End)
  • Toxic Love
  • The Role of Actor's Girlfriend
  • A & S (End)
  •  HAZELA
  • Transmigrasi Bunda
  • Love Starlight

Seorang pria berpakaian jas rapi, Zavareska Putra Andrian (Zavar), duduk di kursi kerjanya. Tatapannya tertuju pada foto seorang wanita cantik di atas mejanya. Foto itu menunjukkan Aglea Anindya Permata Putri (Anin), wanita yang tak henti dia cintai. Zavar mengusap air matanya yang tiba-tiba jatuh. "Anin, aku harap kita bisa bertemu lagi. Aku akan menebus kesalahanku. Kumohon kembalilah padaku," gumamnya lirih. Tiba-tiba, ketukan di pintu mengalihkan perhatiannya. "Silakan masuk," ucapnya. Pintu terbuka, dan seorang wanita dengan pakaian rapi berdiri di ambang pintu. "Selamat pagi, Pak. Saya Aglea Anindya Permata Putri. Saya diutus oleh Papa saya, Bayu Bramasta, untuk menemui Bapak," ucapnya dengan suara yang gemetar. Jantung Zavar berdetak kencang. Mungkinkah ini Anin? Ia segera berbalik dan menatap wanita itu. Benar saja, itu Anin! Zavar tersenyum bahagia, namun Anin tampak terkejut dan ketakutan. "Anin, ini kamu?" tanya Zavar sambil berjalan mendekatinya. Anin mundur beberapa langkah. Matanya berkaca-kaca, penuh kebencian dan kesedihan. "Maafkan kesalahanku, Nin," Zavar memohon. Anin menggelengkan kepalanya. "Aku tidak bisa memaafkanmu," ucapnya pelan. Ternyata, Anin tidak mengetahui bahwa Zavar adalah pria yang dijodohkan oleh ayahnya. Anin merasa dikhianati dan kecewa. Ia pun berlari keluar ruangan, meninggalkan Zavar yang terluka dan penuh penyesalan. Zavar terduduk di kursinya, hatinya terasa hancur. "Apakah aku tidak pantas mendapatkan kebahagiaan?" tanyanya pada diri sendiri. Aglea Anindya Permata Putri adalah cinta pertama dan terakhirnya. Ia tak tahu apakah dia akan pernah bisa mendapatkan cintanya kembali.

More details
WpActionLinkContent Guidelines