Luka Aditi

Luka Aditi

  • WpView
    LECTURAS 5,726
  • WpVote
    Votos 337
  • WpPart
    Partes 17
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, oct 28, 2025
Aditi ingin bunuh diri, tapi untuk mengakhiri hidup pun teras sulit ia lakukan. Ada saja hal yang membuat ia gagal untuk mengakhiri hidup. ~ Sejak lahir hingga usia dua puluh empat tahun, sudah banyak bekas luka yang Aditi dapatkan, tidak. Aditi tidak punya ibu tiri. Semua bekas luka itu maha karya ibu kandungnya sendiri, dan itu masih luka fisik belum lagi luka batin yang ia terima. Racauan dan makian ibunya menjadi nyanyian yang ia dengar dalam menjalani hidup. Tentunya, hidup yang tidak Aditi harapkan. Terlebih ia yang sudah menjadi korban pemerkosaan untuk kedua kali dengan pelaku yang sama. ~ Semua itu sudah cukup untuk menjadi alasan Aditi mengakhiri hidup. Tidak ada yang menginginkannya, sejak awal. Sejak ia lahir.
Todos los derechos reservados
#331
shaka
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • IKHLAS [END]
  • LUKA
  • pantaskah aku bahagia?(SEGERA TERBIT)
  • Dandelion [TERBIT]
  • Dia, Suamiku ✅
  • Look at Me, MAMA! ✔
  • DANADYAKSA
  • Buku Diary Dalam Rumah Kayu ( Tamat )
  • Hurt Without Blood. [COMPLETED]✔
  • Kembar Bukan Kembar

"Menikahlah dengan Mas Adnan, Sa," ulang Dinda dengan pelan. "Kenapa aku harus menikah dengan suami dari sahabatku sendiri? Aku gak mau Din," jelas Anisa menolak dengan secepat kilat saat permintaan tak masuk akal dari sahabatnya itu terlontar. Adinda mengangkat wajah, ia tersenyum menatap mata Anisa yang tampak berkaca-kaca. "Aku ikhlas... "Tak ada satu pun wanita yang ikhlas membagi suaminya dengan orang lain- "Tapi untuk kamu. aku ikhlas Anisa." [Follow sebelum membaca]

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido