Permaisuri (Buta) Lin

Permaisuri (Buta) Lin

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 24, 2022
Hari itu, para eksekutor kerajaan Zhao sedang bersuka cita berada di tengah Alun-alun istana kerajaan Zhao. Disitu pedang mereka kenyang akan darah yang mengalir dari orang yang dicaci maki di seluruh negeri Zhao. Permasuiri Lin Wuqi tidak lupa juga putranya, pangeran Zhao Zi Long, putra mahkota kerajaan Zhao. Tuduhan atas penyebab dari meninggalnya mendiang Ibu Suri Huang Mi membuat Permaisuri Lin Wuqi dijatuhi hukuman penggal Bersama dengan putranya. Entah ini sebuah konspirasi atau bagaimana, tetapi putra mahkota yang malang itu harus mati Bersama sang ibunda. Sorak ramai rakyat ketika akhirnya Sang Permaisuri mati di hadapan mereka begitupun langit yang cerah seolah mendukung kematian akan tokoh antagonis di abad ini. Tetapi bagaimana mereka lupa bahwa tidaklah mungkin ada asap kalau tidak ada api? Pernah mendengar bahwa di dunia ini tidak ada Namanya orang jahat? Yang ada hanyalah orang baik yang tersakiti. Namun mereka seolah menutup mata mereka, bagi mereka sosok perempuan itu hanyalah seorang yang antagonis yang tidak pantas dikasihani. Serta bagaimana ketika nyawa yang harusnya pergi ke Nirwana malah Kembali di masa semua kekacauan ini berasal? Belum cukup sampai semua penderitaan yang pernah dirasakannya semenjak kecil, seolah alam tidak membiarkan dia memiliki akhir yang Bahagia. Berbagai ketidakadilan menghampirinya sampai akhir hayat hidupnya. Semoga di kehidupan kedua ini, dia akan mendapatkan kebahagiaan dan keadilan setidaknya satu kali saja. Ya semoga saja Dewa mengabulkannya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Setelah Kelahiran Kembali, Putri Sulung Yang Sebenarnya Mulai Menyeduh Teh Hijau
  • [COMPLETED] Beloved Zu Ying Ying || Legend of Twin Moon Blades
  • Eastern Palace (Goodbye My Princess) [END]
  • 不忘 - Can't Forget (QiXin - WenXuan - WenXin) [END]
  • [COMPLETED] Only Married Jiāngjūn
  • [1]The Deep Palace : Locks the Phoenix's Sin / Suo Huang Nie (深宫锁凰孽)

Update setiap hari❗️ Li Zhizhi dibawa kembali ke ibu kota pada usia lima belas tahun untuk mengenali akar leluhurnya. Sebagai putri tertua sejati dari keluarga Li, dia seharusnya dihargai. Namun, semua orang lebih menyukai Li Suwan, yang berpengetahuan, sopan, dan pintar. Adapun Li Zhizhi, dia dibesarkan di desa terpencil dan miskin, tidak tahu cara-cara dunia, dan namanya bahkan membawa rasa jijik. Suatu malam, Li Zhizhi bermimpi di mana dia kembali ke keluarga Li di kehidupan sebelumnya dan mati-matian bersaing dengan Li Suwan untuk mendapatkan bantuan. Dia belajar dengan rajin, unggul dalam sastra, musik, lukisan, dan etiket, melampaui Li Suwan dalam setiap aspek. Tetapi pada hari itu, sementara semua orang menghibur Li Suwan, Li Zhizhi masih menjadi orang yang dibenci. Ketika dia bangun, Li Zhizhi pergi menemui ayahnya, matanya merah, dan berkata, "Ayah, tolong kirim aku kembali ke pedesaan. Begitu saya kembali ke mansion, kesehatan kakak saya memburuk. Itu pasti karena saya memiliki nasib buruk yang telah menyakitinya." Ayah Li Zhizhi terkejut dan berkata, "Mengapa kamu mengatakan hal-hal seperti itu? Suwan hanya sakit. Dia akan pulih setelah menemui dokter." Benar saja, beberapa hari kemudian, penyakit Li Suwan membaik. Dia menyaksikan Li Zhizhi berpura-pura patuh dan polos, berpegang teguh pada paham berbagai tokoh berpengaruh, makmur di ibu kota. Permaisuri memperlakukannya sebagai putri angkat, wanita bangsawan memperlakukannya sebagai saudara perempuan, selir yang disukai di istana menganggapnya sebagai teman dekat, dan dia bahkan menerima gelar putri daerah. Pria yang tak terhitung jumlahnya yang tertarik padanya tidak dapat dihitung hanya dengan satu tangan Xiao Yan menunggu dan menunggu, tetapi Li Zhizhi tidak pernah mencari dukungannya. Tidak tahan lagi, dia akhirnya bertanya padanya, "Apakah kamu ingin menjadi Putri Mahkota?" Li Zhizhi tidak mau.

More details
WpActionLinkContent Guidelines