KARANG || HIATUS SEMENTARA

KARANG || HIATUS SEMENTARA

  • WpView
    LECTURES 36
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Chapitres 5
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., mai 29, 2022
"Aku tau siapa kamu sebenarnya. Dari seminggu kita kenal, kamu tanpa sengaja menjatuhkannya, itu membuat ku yakin, kamu hanya berpura-pura saja." - Abigail Aditya Karang. 🌹🌹🌹 Cerita ini murni dari pemikiran sendiri, halusinasi sendiri, kegilaan diri sendiri dan tidak ada maksud plagiasi. Jika ada kemiripan dengan cerita kain, kami mohon maaf. Dan akan men-takedown cerita kami sesegera mungkin sampai siap direvisi.🙏🙏 Kalo ada yang baca, vote juseyo, komen juseyo, and follow juseyo. Karya pertama, jadi kalo masih kaku, maklumi ya..🙏 Thankyou 💚
Tous Droits Réservés
#90
bulying
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Perihal Dia Dengan Sejuta Tawa (END)
  • Cinta Tapi Cinta?
  • Sea For Blue Whales [TERBIT]
  • Nerd Girl's Meet Perfect Boy's [SELESAI]✔️
  • The Queen's Second Ride [ HIATUS ]
  • Kalaya [END]
  • CATUR [END]
  • I'm a Girl, Bos!
  • Jangan Pergi Kakak!! [END] ✔️

💢Stop plagiat "Aku hanyalah rumah yang tak pernah dipilih untuk pulang." "Hidup tanpa bisa mengingat apapun, apa masih bisa disebut hidup?" Karel tumbuh sebagai anak yatim piatu, hidup di antara orang-orang yang ia temui setiap hari namun tak pernah benar-benar terasa dekat. Yang ia bawa hanya satu harapan sederhana, memiliki rumah selayaknya. Harapan itu seolah terjawab ketika ia diangkat menjadi bagian dari keluarga Winata. Namun alih-alih disambut sebagai keluarga, Karel justru harus lebih dulu menghadapi penolakan dari saudara-saudaranya sendiri. Setiap langkahnya menjadi pembuktian, setiap keberadaannya selalu dipertanyakan. Dan ketika ia hampir percaya bahwa usaha dan kesabarannya akan berbuah, takdi kembali mengambil alih. Ia dipaksa menerima kenyataan yang jauh lebih menyakitkan, bahwa ada hal-hal dalam hidup yang tak bisa ia diperjuangkan, selain hanya bisa pasrah. SEBELUM LANJUT JANGAN LUPA FOLLOW DULU..

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu