We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Sebait Asa Di Ujung Senja ( Sudah Terbit)

Sebait Asa Di Ujung Senja ( Sudah Terbit)

  • WpView
    Reads 1,375
  • WpVote
    Votes 284
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 12, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Cover by Henzsadewa Sebuah kesalahan saat mengambil keputusan di masa lalu nyaris membuat seorang ayah kehilangan putrinya. Hadinata, diusia senjanya kembali berusaha mengambil hati Cahaya, putri yang telah lama ia tinggalkan bertahun-tahun lamanya. Bagaimana perjuangannya untuk kembali mendapatkan hati sang putri dan bisakah harapannya untuk menjalani hari tua bersama anaknya itu terwujud?
All Rights Reserved
#2
2th2ppublisher
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Angkasa dan Cerita
  • Handsome and The Beast (Sudah Terbit)
  • Seperti Tulang [SUDAH TERBIT]
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • HOW TO MAKE A DADDY [END]
  • (N)ever Be Real [END]
  • Tunggu Aku Sampai Badai Usai (Sudah Terbit Ebook)
  • Kamu 너는 -- Kenangan Tentang Luka Dan Cinta
  • Luka Dan Bahagia 'NATHAN

Hidup tak pernah benar-benar bisa ditebak. Kadang, harapan yang dibangun sejak kecil hancur seketika oleh kenyataan yang tak diundang. Narthana adalah anak laki-laki yang tumbuh dengan cinta dan impian besar. Sejak kecil, ia percaya bahwa keluarganya adalah rumah paling aman di dunia-tempat di mana Papa dan Mama akan selalu ada, menggenggam tangannya hingga dewasa nanti. Ia pernah berkata, suatu hari nanti, ia akan membawa kedua orang tuanya keliling dunia, naik pesawat besar miliknya sendiri. Tapi hidup tak pernah bertanya apakah kita siap kehilangan. Ketika kenyataan mengguncang fondasi kebahagiaannya, Narthana dipaksa tumbuh dalam sunyi. Ia harus menelan pahitnya perpisahan yang tak bisa dilawan, dan memeluk luka yang tak bisa dipulihkan waktu. "Mulai hari ini, Nana bersama Papa, ya?" Kalimat yang sederhana, tapi menyimpan beban yang tak terucapkan. Ini adalah kisah tentang kehilangan, tentang janji yang tak selalu bisa ditepati, dan tentang bagaimana seorang anak belajar menerima takdir tanpa kehilangan jiwanya. Sebuah perjalanan yang mengajarkan bahwa hidup tak selalu tentang memiliki, tapi tentang bagaimana tetap mencintai-meski dari kejauhan. Sebab Tuhan menulis kisah setiap manusia dengan cara yang berbeda, dan setiap air mata menyimpan makna yang tak pernah sia-sia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines