Kisah Nayra

Kisah Nayra

  • WpView
    Reads 144
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 26, 2022
Kehidupan Nayra, sangatlah bahagia dan lengkap disertai banyak orang yang begitu peduli dan menyayanginya. Namun, semua berubah setelah kehadiran Adik tirinya yang bernama Stella, seorang wanita muda berparas cantik dan bersikap lemah lembut kepada semua orang. Namun, fakta menyakitkan menyayat rongga di hatinya. Dia menemukan kenyataan bahwa semua orang yang pernah dekat dengannya, beralih memihak Adik tirinya, dan menjauhinya. Suatu hari Darius Alison, lelaki tua yang adalah seorang Ayah dari Nayra Alison memerintahkan Nayra untuk menikahi seorang lelaki muda misterius bernama Charles. Calon suaminya pun orang yang terkenal kejam, juga berwajah seram serta cacat mental. Kegelapan adalah temanku dan dunia mengutukku. Apa aku tidak pantas untuk bahagia? Tetapi, setelah Nayra menemukan kebahagiaannya. Justru banyak orang yang menyesal, hingga ingin kembali mendekat padanya. Bagaimanakah kisah selanjutnya?
All Rights Reserved
#4
pahlawanwanita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Prenuptial Agreement
  • CINTA MAS DINGIN
  • THE BOSS
  • JANDA TERJERAT BRONDONG
  • Menikahi muridku (TAMAT)
  • Romansa Cinta🔞
  • Nearby Relations
  • Pure Love (21+)
  • ROYAL MARRIAGE

"Tya, kapan kamu akan menikah?" tanya sang ayah. "Nanti, Yah, kalau sudah ada jodohnya," jawaban ringan itu yang selalu menjadi andalan Adistya. "Iya kapan?" tanya kembali ayahnya yang sepertinya tak sabar menginginkan sang putri untuk segera menikah. "Sabar kali, Yah, toh jodoh gak akan ke mana." "Jodoh memang tidak akan ke mana, tapi kalau gak ke mana-mana kapan dapat jodohnya." Kutipan itulah yang selalu ayahnya ucapkan. Membuat Adistya memutar bola matanya bosan. Ayahnya itu gemar menanyakan perihal jodohnya apalagi mengingat usianya yang sudah menginjak angka 27, usia yang sudah cukup matang untuk membina rumah tangga sampai ayahnya gemar sekali mencarikan jodoh yang untungnya tidak pernah berhasil. Adistya lelah begitupun dengan sang ayah, sampai akhirnya sebuah kesepakatan mereka buat untuk perjodohan terakhir Adistya. Kebebasan sudah ada di depan mata, tapi harapan itu harus gagal karena dengan lancangnya kepala Adistya mengangguk mengkhianati hatinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines