PEMERAN UTAMA

PEMERAN UTAMA

  • WpView
    Membaca 4
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Feb 2, 2022
Hai!! Namaku Mentari, dan sedari kecil sering dipanggil Tari. Aku ingin berbagi kisah kepada kalian mengenai sosok lelaki yang akan menjadi tokoh utama dicerita ini. Jadi biar sedikit ku kenalkan dia pada kalian. Arkanta Bramantio, lelaki dengan sejuta pesona. Kulit kuning langsat, wajah tampan dengan lesung pipi dipipi bagian kanan dan gigi gingsul yang menambah kesan manis diwajah itu. Aku yakin Tuhan sedang tersenyum saat sedang menciptakan visualnya. Sedang untuk kepribadiannya silahkan kalian nilai sendiri ya. Jadi mari kita mulai kisah ini. Kisah dimana aku yang menjadi pemeran utama wanitanya dan 'dia' yang terlalu menarik jika hanya kujadikan figuran saja dan akan kuangkat menjadi pemeran utama prianya. Entah akan menjadi pemeran utama pria dihidupku kini sampai nanti, atau hanya sampai aku menamatkan cerita ini.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#175
mentari
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • HURT (TERBIT)
  • ARKANYA
  • My Cold Husband ( COMPLETED )✔
  • Titik Nadir
  • My Illegal Boyfriend
  • DEAR RAGA
  • Enchanted
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • What Makes You Beautiful [SELESAI] ✔️
  • chiki balls favorit

PERHATIAN! Ayo, yg suka copas jangan copas cerita saya yah. Kalian boleh baca tapi ingat jangan dicopas, hargai kerja keras saya karna untuk membuat cerita ini saya perlu perjuangan. sudah tidak lengkap lagi yah, ada beberapa part yang sudah dihapus Aku menyukainya dari dulu, tapi dia sangat membenciku. Aku menikah dengannya karna aku memeng mencintainya, tapi dia menikahiku karna paksaan orangtuanya. Aku merasa bahagia bisa melihatnya, tapi tidak dengan dirinya. Aku tidak tahu apa perasaan ini masih sama atau aku akan menyerah untuknya? Aku tidak tahu kapan aku akan menyerah tapi yang pasti batas kesabaranku tak sebesar samudra ataupun setinggi langit, aku hanya perempuan biasa yang bisa menangis hanya karna goresan pisau dikulitku. Inilah kisah Tiara Nanda yang menjadi Tiara Nanda Bratama. Kisah yang selalu membawa Tiara kedalam hidup Aras Bratama, kisah hitam yang mungkin saja bisa berubah menjadi putih.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan