BUTTERFLY
  • WpView
    LECTURES 103
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Chapitres 5
WpMetadataReadTerminé ven., mars 4, 2022
Kisah ini hanyalah kisah biasa, yang semua orang pernah mengalami nya. Yang tidak jauh dari kisah keluarga, percintaan, ataupun pertemanan. Tentang seorang gadis yang terus menerus, harus membahagiakan dirinya sendiri dan orang lain. Menentang kesedihan yang selalu menghampiri nya setiap detik. Dan mencoba mendatangkan kebahagiaan dengan caranya sendiri. Karena baginya, kebahagiaan ataupun kesedihan akan selalu datang dengan sendirinya di waktu yang tak terduga. Ingin merasakan terbang bebas, seperti makhluk indah ciptaan Tuhan. Cantik dan menarik. Bebas ingin pergi kemana saja dengan sayap yang indah. Menjadi bahan objek yang menarik untuk semua orang lihat. [Jangan lupa follow sebelum membaca ya]
Tous Droits Réservés
#370
butterfly
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • DANADYAKSA
  • ZIA AURISTHELA KANENZA
  • Bahagia Ada Bersamanya (END)
  • Dalam Dekapan Malam
  • SATU DETIK YANG TERSISA
  • UNTUK AZA ( COMPLETED)
  • Kamu [SELESAI]✔
  • GRIZLEN {On Going}

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu