We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
23. 99 Roses (1shoot END)

23. 99 Roses (1shoot END)

  • WpView
    Reads 499
  • WpVote
    Votes 71
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Feb 14, 2022
WpInfo
Fanfic
Pantang menyerah First terhadap Ja membyat Ja tidak menyukai First, di kejar sesama pria sangat di hindari oleh seorang Ja. Menampik perasaan untuk tidak lebih membenci dari ini, ia memutuskan untuk membiarkan First melakukan apa yang ia suka. Hingga penolakan dari Ja membuat First berniat lebih gigih menaklukan Ja. Akankah berhasil?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terikat Dengan Ketua Mafia🔞✅
  • UJANG
  • OBSESSION : (One-Shoot)
  • Our Chalongrat [JaFirst] END
  • He Is Me | Heeseung ✓
  • INSTAGRAM! TutorYim Ver.
  • OUR SUN(KIM SUNOO enhypen)✔
  • Our MoMent | Firstkhaotung

Bugh!! Bugh!! Kreakkk!!! "Akhhh sialan lo!! Berani nya kroyokan!! Jerit nya murka ketika diri nya di kroyokan tiba-tiba. Bugh!!! Pukulan telak mengenai rahang pria itu, hingga membuat sudut bibir nya sobek " siapa lo?! "Murka nya ketika seorang pria asing tiba-tiba men jotos rahang nya. " pergi atau gua mutilasi di sini!! "Ancam nya dengan nada rendah penuh peringatan. 1 2 3 Hitungan ketiga pria itu tak bergerak sama sekali, hingga tiba-tiba Sreeettt!!! Akhhhh Sebuah pisau lipat, menggores di lengan pria itu. " hahaha... Gua kan udah bilang, pergi ya pergi!! Teriak nya dengan di selingi ketawa yang sangat menyeramkan. Hingga akhirnya pria itu pergi meninggalkan kedua pria itu di sana. "Lo gapapa? " tanya pria misterius itu. "Its oke" ucap nya sambil memegang rahang nya yang terasa kebas. "Gua duluan... Hati-hati " pamit nya sambil berjalan tertatih-tatih menuju motor sport hitam yang tergeletak di sana. Brumm... Brumm.. Sepeninggal nya pria itu, diri nya masih saja menatap tubuh pria itu yang semakin mengecil. "He's is mine" gumam nya dengan senyum yang tipis.

More details
WpActionLinkContent Guidelines