Again
  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 29, 2022
Baginya mencintai diri sendiri itu lebih penting, setelah sembuh dari luka masalalu yang hampir saja membuatnya tidak semangat hidup. ya, tentu saja karna terlalu menaruh sepenuh hidupnya ke cowok yang ia cintai, bermain ekpetasi bahwa manusia tidak pernah berubah, tapi nyatanya justru berubah. bahkan bisa meninggalkan dengan alasan bosan, dia adalah Flo, dia mencoba Self love, setelah berkali-kali di buat hancur dengan masalalunya. Namun di suatu hari Flo bertemu dengan cowo, dan semakin hari Flo merasakan jatuh cinta lagi, tetapi ia tidak tahu dengan perasaan lelaki tersebut.. langsung klik aja ceritanya guys😜 Jangan lupa untuk vote✨ COVER BY : PINTEREST
All Rights Reserved
#63
flo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  •  GAME OF REVENGE ( END)
  • Sinful (Tamat)
  • I love You Om (END)
  • When Love Calls [END]
  • Perihal Waktu
  • Hubungan Tanpa Restu
  • [Bukan] Cinta Pertama
  • cinta pertama (END)

"Kenapa sih lo gak mau pacaran?" tanya Rama. "Buat gue, pacaran itu gak jelas dasarnya. Karena hanya di dasari sebuah perasaan. Sedangkan yang namanya perasaan kan dinamis, berubah-ubah. Gak pasti, gak jelas, gak signifikan." jawab Rose dengan santai. "Lo harus coba buka hati. Lo harus coba pake perasaan, dengan begitu lo akan ngerti kalau perasaan itu gak sesempit yang lo kira dan gak sedangkal teori yang lo cetuskan." "Caranya?" "Pacaran sama gue." *** Rose yang selalu menggunakan logika di banding perasaan karena ada trauma mendalam yang berkepanjangan. Sedangkan Rama selalu saja berusaha mengulik luka tersebut. Rose berusaha agar tidak ada yang mengetahui luka tersebut, termasuk Rama. Namun, Rama tak pernah kehabisan cara untuk meruntuhkan pertahanan tersebut. *** "Nama lo bagus, sama kayak artinya, mawar. Indah, tapi gak semua orang bisa mendapatkannya. Tapi gue yakin, gue bisa dapetin lo. Selayaknya bunga mawar, lo punya duri buat ngelindungin diri. Jadi gak sembarangan tangan bisa ngedapetin lo. Kalau ada yang nekat, paling tangannya luka kena duri. Tapi gue bisa jamin, gue adalah orang yang pantes buat dapetin lo. Walau harus terluka." -Rama Prananta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines