Merah Strawberry

Merah Strawberry

  • WpView
    Membaca 99
  • WpVote
    Vote 19
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Feb 7, 2022
WpInfo
Fiksi
Romansa
Ini kisah tentang Strawberry aka Ares. Pria yang jago mikat hati cewek. Kayak Strawberry, tampilannya manis sekali. Tapi kadang gak semanis bentuknya. Ah masam. Ares ini sosok yang komplit banget. Dari gantengnya, smart, playboy, jelek semua sih kebanyakkan kelebihan Ares ini. Tapi yaaa tergantung sudut pandang kalian sendiri menilai. Kisah ini tentang perjalanan pria yang memiliki seni dalam menggaet hati wanita. Katanya sih gitu.... Gak pernah puas dan terobsesi dengan mencari tau wanita yang kerap dijumpainya. Kelanjutannya? Lanjut baca sendiri ya...its enough spoiler 😁😁😁😁😁 Noted : update gak mesti satu bab...kalau saya update pasti nerusin bab. Mungkin persatu bab nya bisa panjang. Pastikan baca sampai selesai ya..... Dukungan dan suara kalian sangat membantu perkembangan cerita Ares..... 🤲🙏
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#631
impian
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Possesive Playboy
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )
  • MARVELLA QISYA [ End ]
  • Tentang Seseorang
  • Between My Heartbeats (COMPLETED)
  • Bukan salahmu
  • SHALFA [SUDAH TERBIT]
  • LEMON ITU ASAM || END ||

PINDAH KE FIZZO DENGAN JUDUL YANG SAMA Nareshta Ravaleon Arkana, si tampan populer di SMA Ganesha. Playboy sejati yang tak pernah kehabisan daftar nama cewek untuk ditaklukkan. Baginya, cinta adalah permainan dan perempuan hanyalah selingan. Semua bisa datang dan pergi ... kecuali satu. Askara Renaffea, sahabat sekaligus satu-satunya cewek yang tak pernah bisa ia sentuh sepenuhnya, tapi juga tak sanggup ia lepaskan. Kara adalah tempat Naresh pulang tanpa pernah diberi kepastian. Ia satu-satunya yang membuat Naresh memiliki rasa peduli bahkan posesif. Tapi perhatian itu nyatanya bukan anugerah melainkan jerat tak kasat mata. Kara terjebak di antara harapan dan kenyataan yang tak pernah berpihak. Naresh tak pernah bilang cinta. Tapi tak rela melihat Kara dimiliki orang lain. "Lo suka sama gue?" tanya Kara. " Nggak! Tapi lo tetep punya gue!" "Lo egois, Resh."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan