Kisahnya Rora

Kisahnya Rora

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 27, 2022
RORA, orang berfikir kehidupannya sempurna. Namun kehidupannya tak sesempurna apa yang difikirkan orang lain. Mereka hanya melihat dari satu sisi tanpa melihat sisi lainnya. Terkadang ia iri mengapa kehidupan orang lain yang menurutnya sempurna, mengapa ia tidak bisa memiliki kehidupan yang sama seperti orang lain punya. Hidup yang berkecukupan, keluarga yang sempurna dan suasana indah yang akan selalu dikenang. Namun, itu hanya impian-impian yang mungkin terlihat mustahil jika dicapai. Hanya satu yang ia inginkan memiliki keluarga yang sayang kepadanya tanpa membeda-bedakan kekurangannya dengan kelebihan orang lain.
All Rights Reserved
#412
pengkhianat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELESAI (Say Goodbye)
  • LIKE A FOOL
  • About Raya
  • LASKAR SEVEN
  • Semesta dan Lukanya [TERBIT]
  • Family Line
  • Sejenak Luka
  • Epiphany [Completed]

Izinkan aku mengungkap sesuatu hal yang menurutku penting, izinkan aku mengungkapnya untuk yang terakhir kali. Rasanya berat jikalau harus melupakan orang yang dulu selalu bersama kita, setelah semua yang kita lewati bersama, tapi apa boleh jika takdir tidak berpihak sama kita. Aku terlalu berlebihan mempunyai rasa yang lebih dari teman tapi kamu harus tau semua perhatian yang kamu beri itu menumbuhkan rasa yang lebih dari pada seorang teman, dan harapan aku sangat besar tentang perasaan kamu. Untuk yang terakhir kali dan semoga ini yang terakhir dan tidak ada lagi sosok aku dihidup kamu, maafkan aku telah menyukaimu lebih dari seorang teman, kenal kamu itu adalah sebuah anugrah disaat aku sudah tidak mau mengenal cinta lagi tapi kamu datang sebagai teman yang memberikan harapan lebih ke padaku. Rasanya campur aduk antara berterimakasih karena kamu datang atau maaf karena aku berlebihan, dengan melihat kamu yang sekarang bahagia diluar sana aku ikut senang. Jikalau suatu saat nanti kamu sudah bertemu dengan yang lebih sempurna taruhlah aku dibagian kecil ingatanmu, jadikan aku sebagai sejarah yang sering kamu pelajari setiap harinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines