Alter Ego
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 30, 2022
"Hei pernahkah kamu merasakan perasaan?,senang,sedih,kecewa,ataupun marah?." "Ya jangan terlalu berharap kepada dunia terkutuk ini..." Yuki Ona seorang anak SMA hidup sebatang kara, tidak memiliki seorang pun yang ia kenal bahkan dia berkerja untuk menghidupi diri sendiri dan tidak memiliki seorang teman satu pun,walau begitu ia tetap bertahan di dunia terkutuk ini dimana kebanyakan orang mempunyai perasaan di atas perasaan biasa di sebut seorang berwajah dua. Di malam hari Yuki melihat seorang gadis yang sepertinya seumuran gadis tersebut seperti meminta pertolongan Yuki memutuskan untuk merawat nya.
All Rights Reserved
#404
yuki
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • REKSA: The Last Bell
  • STAY
  • Cigarattes & Candy [Soobjun]
  • Cegil Komplek [00L]
  • Pluviophile [END]
  • MIRACLE IN LOVE
  • Semesta Berlima
  • 6≠1 -  Enam Luka Satu Mata | Boynextdoor ( Gongfourz, Myungnyangz, Dubuz )
  • Senyum yang Patah
  • GASLIGHTING

Reksa adalah seorang remaja pendiam yang selalu merasa asing di antara keramaian. Masa lalunya dipenuhi luka yang sulit dilupakan, meninggalkan jejak trauma yang membuatnya enggan membuka diri kepada siapa pun. Baginya, dunia terasa seperti labirin tanpa pintu keluar-terjebak dalam bayang-bayang masa lalu yang menghantuinya setiap saat. Namun, segalanya mulai berubah ketika ia memasuki SMA dan bertemu dengan sekelompok teman yang perlahan mengisi celah kosong dalam hatinya. Mereka tidak hanya hadir sebagai teman sebatas kata, tetapi juga sebagai cahaya yang menerangi sisi gelap yang selama ini ia sembunyikan. Dengan perlahan, Reksa mulai menemukan keberanian untuk keluar dari cangkangnya. Ia belajar bahwa tidak semua orang akan menyakitinya, bahwa ada tangan yang siap meraih dan hati yang tulus menerima. Di tengah canda tawa, konflik, dan perjalanan emosional yang mereka lalui bersama, Reksa mulai memahami bahwa masa lalu tidak harus menjadi belenggu. Perjalanan ini bukan tentang melupakan luka, tetapi tentang menerima, berdamai, dan melangkah maju. Dan di sinilah kisahnya dimulai-tentang seorang anak yang pernah hancur, tetapi menemukan kembali dirinya di antara orang-orang yang peduli.

More details
WpActionLinkContent Guidelines