Lie
  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 31, 2022
Zefannya Tarisha menjalin hubungan dengan kekasihnya selama tiga tahun, selalu di hadirkan dengan kebahagian meskipun keduanya jarang untuk bertemu karena kesibukkan yang mereka miliki, tapi itu tidak membuat hubungan mereka memudar karena keduanya selalu menghargai satu sama lain. Sampai suatu ketika masa lalu Bima datang kembali membuat Bima kembali menjalin cinta dengannya juga dengan Zefannya. Namun Sepandai-pandainya menyembunyikan bangkai baunya akan tercium juga, dan akhirnya Zefannya memutuskan hubungan yang sudah terjalin selama 3 tahun. Sampai satu tahun kemudian Bima kembali hadir memporak porandakan pendirian Zefannya dan memutuskan untuk kembali berhubungan. Ternyata tidak semua hal berjalan mulus banyak rintangan yang mereka lalui terutama hadirnya orang baru dan juga masa lalu secara bersamaan membuat hubungannya hambar dan penuh kebohongan yang saling ditutupi satu sama lain.
All Rights Reserved
#628
kecewa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [SELESAI] Tuan dan Nona Kesepian
  • HEROIN (COMPLETED)
  • My Beloved Boy (Sudah Terbit✔️)
  • KALANDRA with ES [END]
  • Kala
  • SALAH RASA (TAMAT)
  • Marakarma
  • Arseta's Last Step [✔]

[SELESAI] "Ada yang bilang kalau orang seperti kamu adalah dia yang cintanya sudah habis untuk orang lama, Bim." "Ada juga yang bilang kalau orang seperti kamu adalah dia yang jiwanya udah mati tapi fisiknya masih hidup. Apakah kamu memang begitu, Dru?" *** Drupadi nyaris kehilangan segalanya-rumahnya, tunangannya, dan sang kakak. Di saat hidup terasa sulit dan dunia seolah tidak berteman dengannya, tanpa sengaja Drupadi bertemu dengan seorang lelaki bermata kesepian bernama Bima. Bima sudah kehilangan seseorang-kekasihnya. Setiap detik yang Bima lewatkan, ia hadapi dengan penyesalan dan duka yang tiada habisnya. Di suatu sore dengan langit yang mendung, Bima tidak sengaja bertemu dengan Drupadi, yang ternyata selalu duduk di tengah keramaian tapi juga selalu terlihat kesepian. Mereka adalah dua orang yang kesepian, dipertemukan dalam satu pertemuan aneh yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Saat mereka mulai dekat tapi masih ada jarak yang membentang di antara mereka, apakah Bima dan Drupadi memang ditakdirkan untuk bersama? Atau keduanya hanya sekadar singgah sejenak... sebelum kemudian pergi dengan jalan pilihan masing-masing? *** "Bim, pada kenyataannya bertahan hidup itu lebih sulit daripada mati. Untukku, kalimat itu memang benar. Rasanya sulit sekali bertahan hidup di saat semuanya mulai pergi meninggalkan kamu." COVER: Photo by Ngakan Eka

More details
WpActionLinkContent Guidelines