Best Rival

Best Rival

  • WpView
    LECTURES 117
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., févr. 11, 2022
Menceritakan tentang dua orang musuh abadi, Aurelia dan Jonathan. Semua warga Catralingga tahu jika mereka berdua bagaikan kucing dan anjing, air dan minyak. Tidak akan pernah bisa dipersatukan, tidak pernah akur dan selalu beradu mulut. Tambah lagi, masalah klub fotografi yang hampir dibubarkan oleh pihak sekolah akibat ulah Jo, semakin menambah kobaran api diantara mereka. Tapi, bagaimana jika keduanya disatukan dalam satu tim olimpiade?. Berbekal ancaman langsung dari sang kepala sekolah, mereka berdua tidak bisa membantah. Lantas bagaimanakah akhir kisah dari mereka? Dan bagaimana dengan nasib klub fotografi? . . all pictures inside © Pinterest hanya sebatas cerita ringan putih abu-abu hope u guys enjoy it^^ Update: minggu (1 x seminggu)
Tous Droits Réservés
#773
teenlit
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Aerilyn
  • NISKALA CINTA [END]
  • GALANG [SELESAI]
  • BimaNiken✔
  • SATGAS ; Marriage by accident /On going
  • Vandra & Ettan
  • Nerd Boy & Absurd Girl [END]
  • Do Winner With You
  • Good Girl, I love You
  • AXELLE [END]
Aerilyn

Aerilyn bellvania meise. Aku selalu tersenyum ketika memandangmu, tetapi di dalam hatiku berkata. Inilah seseorang yang dulu selalu keperjuangkan dengan segenap jiwaku, dan kini sang waktu telah jauh meninggalkan kita. Kini kau bukan lagi milikku, kini kau telah berada di tempat yang jauh lebih baik. Sebuah tempat yang telah menjadi takdirmu dengan semua berkah dan kenikmatan dari-Nya, itulah yang pantas untukku. Kini waktu telah menjawab sebuah pertanyaan klasik, aku bukan yang terbaik untuk dirimu. Maka lanjutkanlah langkahmu, tetap tersenyumlah seperti itu. Aku akan tetap bahagia di sini apabila aku bisa memandang kau bahagia di sana. Mataku nanar melihat batu nisan bertuliskan orang yang kucintai, deraiku tak bisa ku tahan sehingga kubiarkan jatuh di tanah bersama tetesan lain dari langit Kata-kata dulu yang pernah ku ucapkan kepadamu kini hanyalah tinggal ilusi. "Lo tenang aja, gue gabakal ninggalin tanggung jawab. gue bakal ada disisi lo sebisa yang gue mampu. Lo gausah khawatir, gue akan selalu sayang sama lo hari ini, besok dan seterusnya." Aku merindukanmu, air mata ini tak dapat ku tahan lagi. Aku benar-benar merindukanmu. Buat readers jangan lupa vote dan kritiknya😊 CERITA AKAN DIREVISI SETELAH TAMAT! Update hari Minggu! {{{{{ON GOING}}}}}

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu