The Ending For Me

The Ending For Me

  • WpView
    Reads 165
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 27, 2022
Hari itu, diriku mendapat visi pertama ku. Bersamaan dengan bencana yang datang menimpa bumiku. Kupikir aku menjadi seorang yang spesial setelah mendapatkan visi itu. Tapi ternyata tidak ada yang berubah. Aku tetap berjuang hanya untuk bertahan hidup satu hari lebih lama dari serangan prajurit itu. Saat diriku sudah terpojok dan menyerah, visi itu datang kembali di kepalaku. Lebih panjang dan lebih jelas dari sebelumnya. Tapi untuk apa? Pedang yang tajam itu, sedang berayun dengan kencang ke arahku. Ku tutup mataku dan pasrah dengan takdirku. Tapi setelah kutunggu beberapa lama, leher yang kukira akan terlempar dan melihat hidup yang selama ini aku lewati, seperti di film yang selalu ku tonton tidak terjadi. Ku buka mataku dan seseorang berdiri di hadapanku, menghadang pedang itu. Sejak saat itu, aku berjuang dan benci menyerah. Visi yang datang, makin panjang dan jelas. Hingga satu titik, apa yang kulihat membuat diriku ragu dan berpikir. Orang yang menundukkan kepalanya sambil memegang pedang yang tertancap di tanah itu.. Orang yang ditangisi wanita itu.. Adalah... Aku? ~~~~ Reynald, pria 26 tahun yang hidup dalam ilusi yang dia sebut keluarga, berjuang bertahan hidup ketika bencana yang mendadak datang menyerang buminya. Dirinya yang hampir mati berulang kali, berhasil menjadi lebih kuat tiap kali selamat dari mau yang sudah melambai ke arahnya. Visi yang datang secara mendadak padanya sejak pertama kali, makin jelas dan panjang tiap kali di lihatnya. Hingga di satu titik, dia melihat sesuatu yang membuatnya ragu. "Setelah ku pikir, orang itu memang mirip dengan ku..." "Hm..... Setelah ku pikir lagi, itu tidak mungkin.." "....." "Kenapa? Kenapa?!!!" Tahap keraguan, kepasrahan, penerimaan dan kemarahan datang silih berganti menyerang emosinya saat dia melihat dirinya sendiri yang ada dalam visinya.
All Rights Reserved
#89
monsters
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentang Kita-DewNani (B×B) ✓
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • BATAS TAKDIR {On Going}
  • ATANIA Daughter Of Goddes
  • AMERTA : The Last Embrace
  • Villain Also Has A Reason [END]
  • Aksara Bercerita

Pernahkah kalian mendengar bahwa "Kita punya cinta tapi Dunia punya norma?" Norma dan Aturan dunia yang sudah kami langgar bersama-sama Memang benar kata orang Cinta itu Buta sampai-sampai aku tak bisa membuka mata kembali untuk mencari sosok yang dapat menggantikan dirinya Menurutku dia sempurna, jauh dari kata sempurna tidak ada kata yang dapat mendeskripsikan bagaimanakah sosok dirinya "Aku akan melawan seluruh dunia hanya untukmu" "Tapi, kau tau bukan bahwa dunia ini tidak mendukung keputusan kita.." "Aku tidak percaya dengan yang namanya dunia, dunia terlalu kejam bagi orang-orang seperti kita.." "Aku tau itu tapi.. kita tidak bisa egois dunia punya aturan dan norma yang berjalan, mereka tidak akan mau untuk menyetujui keputusan kita.." "Jangan menyerah aku mohon, kita akan memperjuangkan nya bersama-sama melawan semua yang menghalangi kita.." "Aku tidak bisa.." "Kenapa kau menyerah? kita sudah pernah berjanji untuk selalu bersama-sama dalam menghadapi rintangan bukan?" Dia tak bergeming, hanya diam membisu setelah pertanyaan yang aku ucapkan, Mungkin hal ini terlalu berat untuknya --- Ketika netraku pertama kali melihat sosok dirinya yang berdiri dihadapanku. Satu kata yang terucap dari bibirku "Cantik" Kulitnya yang putih, garis rahangnya yang tegas, mata berwarna hazel, serta bulu mata lentik yang berkibar ketika terkena angin senja. Disini detik ini waktu ini aku pertama kali melihatnya. Ketika tak sengaja tatapan kami bertemu dia akhirnya tersenyum padaku, hatiku luluh seakan semua jiwaku terbawa bersama dengan senyumannya. --- Happy Reading

More details
WpActionLinkContent Guidelines