me et illum

me et illum

  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 3, 2023
ntah dosa apa yang aku perbuat hingga membuat hidupku sehancur sekarang. keluarga yang tadinya harmonis kini berubah menjadi tak kondusif. Teman yang selalu ada disaat aku butuh kini semua menjauh . Dan seorang pacar yang seharusnya menjaga dan bisa dipercaya kini hanya tinggal sebuah kenangan. Tak ada yang dapat ku terima dari semua peristiwa yang terjadi ,dan semua itu membuat ku berubah. hingga suatu hari aku harus dikeluarkan dari sekolah karena kebrutalan yang aku lakukan kepada salah satu siswi sok tau yang mencoba membeberkan cerita hidupku pada orang orang. semua mulai berubah dari kepindahan ku ke sebuah kota dan pertemuan ku dengannya. Cerita pertama yang ku publish🙏🏻 Mohon koreksi jika ada yang salah, dengan kata kata yang bijak yah teman teman.
All Rights Reserved
#175
berubah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • my possessive family
  • The First, Not the Last
  • Plot Twist🩷💙
  • ♚BEST FRIEND ZONE♚
  • ALEAGAS [END]
  • Check Yes! Juliet [END]
  • Enemy Boyfriend [Selesai]
  • My possesive boyfriend

Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25

More details
WpActionLinkContent Guidelines