Sirius in Your Eyes

Sirius in Your Eyes

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 21, 2024
Kebanyakan orang memilih untuk beristirahat di tengah suasana malam yang terasa hangat dan menenangkan. Namun, bagi Hana Amira dunia malam lah yang membuat dirinya merasa hidup, merasa menggenggam banyak harapan, merasa seluruh beban hidupnya tiba-tiba hilang bersama kunang-kunang yang memercik secuil angan melalui cahaya dari tubuh kecilnya. Kendati demikian, dunia malam terkadang juga menjadi musuh terberat Hana. Ketika hening datang menelisik bersama memori kelam yang kian nyata terpampang, tak jarang Hana harus berperang dengan sesuatu yang ada di dalam dirinya, membuat ia harus pusing memikirkan ini itunya. Ini bukan cerita picisan dimana nanti, seseorang datang memberi uluran tangan, membawa Hana pergi dari segala macam pahitnya batu loncatan. Nyatanya, semua orang disekitar Hana begitu menyayanginya dengan cara yang berbeda. Namun, Hana memang sudah kehilangan dirinya sejak lama hingga tidak sadar bahwa sebenarnya, kehadirannya cukup bermakna bagi sekitar.
All Rights Reserved
#247
jaypark
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unwelcome Neighbor ft Lee Heeseung of Enhypen [COMPLETED]
  • Is Gone || ENHYPEN
  • Caged by His Love ft Jay Park of Enhypen [COMPLETED]
  • Our Emergency Calls
  • My Life ( Lookism edition )
  • IS IT LOVE?  [On Going]
  • HAKANA (Boundaries Were Never Our Thing)

(END) Anna hanya ingin menjalani hari-harinya dengan tenang, kuliah, pulang, menghindari interaksi yang tak penting, dan menikmati waktunya dalam damai. Tapi semua rencana itu hancur sejak ia tahu siapa yang tinggal di rumah sebelah. Lee Heeseung, seniornya di kampus, adalah segalanya yang tidak ia suka. Berantakan, urakan, terlalu santai, dan suka bercanda di saat yang tidak tepat. Apalagi, pria itu tak segan menggunakan status "senior" untuk menggoda dan mengganggunya kapan saja. Namun semakin Anna mencoba menjauh, semakin Heeseung tertarik. Dari sekadar godaan iseng, hingga keberanian mengungkapkan perasaannya secara terang-terangan, Heeseung terus mendekat, dengan caranya yang kacau namun tulus. Bagi Anna, Heeseung adalah kebisingan yang tak diundang. Tapi, bagaimana jika lambat laun... suara itu menjadi satu-satunya yang membuat hatinya berdebar?

More details
WpActionLinkContent Guidelines