[OHMNANON] Five Little Pigs Next Door

[OHMNANON] Five Little Pigs Next Door

  • WpView
    Reads 451
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 19, 2025
RULES : - YANG BARU JOIN YUK FOLLOW DULU 😁 - TINGGALIN JEJAK AFTER READ EACH CHAPTER - UPDATE EVERY SATURDAY, MONDAY AND WEDNESDAY (JAM BEBAS) ** Siapa sangka, dunia ini bisa begitu penuh kejutan. Gue, si anak tetangga yang sering banget ngerasa hidup itu udah cukup berwarna, tiba-tiba harus terjebak dalam rutinitas yang... luar biasa aneh. Bayangin aja, anak kembar itu biasanya dua, kan? Tapi Tante Vann, tetangga gue yang satu ini, beda! Kembar lima? Itu lebih dari sekadar kejutan, itu bencana buat kehidupan gue! Gue kira anak kembar itu cuma masalah dua orang yang berbagi banyak hal, tapi Tante Vann, dengan penuh keberanian dan sedikit ngaco, ngelahirin lima sekaligus. Namanya juga gak kalah aneh-Khett, Nawa, Dew, Highlight, dan Pat. Kalo lo tanya gue, gue sih udah nggak heran lagi dengan kegilaan ini, tapi percaya deh, tiap pagi itu perjuangan buat bangun dari tempat tidur dan ngebedain siapa yang mana. Dari yang termuda sampe yang paling tua, mereka tuh kayak putaran roda gila yang ga pernah berhenti. Dan gue? Ya, gue cuma si anak yang kebetulan tinggal di sebelah rumah mereka.
All Rights Reserved
#42
badbuddy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eliinaa
  • Oh My Fiance! [COMPLETED]
  • SHE'S MY WORLD [COMPLETED]
  • Unfamiliar Twins (END)
  • KENNARD - Living with the Bad Boy
  • Triplets [END]
  • My Three Brothers [Terbit]
  • Mistakes In The Past || Complate
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • My Annoying Brother [END]
Eliinaa

Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.

More details
WpActionLinkContent Guidelines