Menemukanu dengan Menemui-Nya

Menemukanu dengan Menemui-Nya

  • WpView
    Membaca 43
  • WpVote
    Vote 5
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Feb 3, 2022
Rima Fitriyani dan Agam Budi Prasetyo berteman sejak kecil. Jarak usia mereka berselisih tiga tahun, tapi mereka bisa care dalam kegiatan apapun. Mereka sempat berpisah ketika kuliah, tapi bertemu lagi di perusahaan yang sama. Rima pikir mereka akan akrab kembali seperti dulu, tapi ternyata tidak. Kondisi akhir pertemanan mereka yang tidak baik masih membekas. Budi panggilan akrab Rima pada temannya itu selalu menghindarinya. Mereka memang beda departemen, tapi ada kalanya mereka bertemu. Pertemuan itu biasanya saat meeting, istirahat. Mereka sering berpapasan tapi seperti orang yang tidak kenal. Lelaki yang semakin terlihat manis itu tetap tidak melihat apalagi menyapa. Tiga tahun bersama tanpa ada perbaikan pertemanan, Budi dipindahtugaskan. Dengan susah payah, Rima menemui Budi di hari terakhir di perusahannya. Tapi lelaki itu tetap tak peduli, dia pergi begitu saja tanpa sebuah kata. Rima menangis dalam kesendirian di kamar mandi. Bayangannya menjelajah saat mereka sekolah. Belajar bersama, bercanda bahkan bermain bersama. Semuanya indah dan menyenangkan. Tapi ketika dia mengingat tiga tahun di sini, semua menyedihkan. Jika mereka terpaksa bertemu hanya tatapan tajam seperti mata elang. Bentuk wajah diamond membuat ekspresi wajahnya makin tegas dan terlihat seram. Berbanding terbalik saat dia dulu selalu tersenyum manis pada Rima. Hampir setengah jam Rima di kamar mandi dan saat kembali di kursinya dia terkejut menemukan sebuat amplop putih dengan tulisan tangan yang sangat dia kenal. Wajah Rima seketika cerah tapi langsung mendung saat membaca isinya. Isi surat itu pula yang akhirnya membuat Rima membulatkan tekad hingga merubah arah hidupnya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#75
budi
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Cinta Yg Tumbuh Lewat Rahasia
  • Sister or More
  • LEITHLEACH
  • Girl's
  • Resonansi
  • Terpaksa Melayani Presdir Impoten
  • Love's Serendipity
  • Lamunan Membawamu Kembali 2.0 [END]
  • I AM YOURS    [ TAMAT ]
  • Kamu

Kecelakan yg menimpah valen membuat dia lupa dengan ayya temen masa kecil nya . " sekarang gw tau siapa gw " kata valen yg ingat semua nya " ayya maaf in gw " kata valen yg menyesal atas apa yg dia lakukan .valen pun mangambil ponsel nya dan ingin mengabari ayya bahwa dia sudah tau semuanya . Tapi hasil nya nihil ayya tak menjawab telpon dari nya " gw harus ketemu sama ayya " kata batin valen. Valen pun ingin pergih menemui ayya tetapi sesaat membuka pintu ada gio dan erlan yg berdiri di depan pintu kamar rawat valen . " val, lo mau ke mana " tanya erlan " gw ada kabar gembira buat kalian , tapi gw harus kasih tau ayya dulu baru kalian " kata valen yg tersenyum pada sahabat nya . " val , lo masih belum sembuh " kata gio " apa sih gio biasa nya lo yg paling semangat kalau gw mau ketemu ayya " kata valen " tapi ayya " kata gio yg tak di lanjut kan " gw tau dia marah kan sama gw , tenang aja gw bakal kasih hadiah kesukaan nya " kata valen yg mulai berjalan meninggal kan sahabat nya . " val, ayya udah gk ada " teriak gio dan langsung menunduk . Seketika langkah valen berhenti . " apa maksud lo " kata valen yg mulai mencengkram jaket gio " ayya udah gk ada val " kata erlan sekali lagi " kalian pasti bohong " kata valen yg mulai tertunduk lemas . Hai guys mau tau cerita mereka lihat terus yaaa . 😁😁

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan