GARIS WAKTU [ON-GOING]

GARIS WAKTU [ON-GOING]

  • WpView
    Reads 3,586
  • WpVote
    Votes 779
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 23, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
[FIRST STORY] "Di saat kita bersama, maka harus bersedia menerima konsekuensinya" Singkatnya kisah ini menceritakan tentang Rafael dan Sandra sepasang masa lalu yang kembali di pertemukan. Iman yang berbeda serta dendam masalalu membuat keduanya sulit bersatu. Namun cinta itu membutakan segalanya dan menghalalkan segara cara. "You can be successful through your work, of course, pursue what is your hobby" © Copyright 2022
All Rights Reserved
#755
fiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Work Life, Love Balance (END)
  • Goodbye, Hello? [TAMAT]
  • Semestinya Cinta ( Selesai )
  • Favorite Lecturer
  • Half Of My Heart ​[UNDER REVISION]
  • Menuju Seperempat Abad [End]✓
  • THE REBELLOUSE! [END]
  • Tanda Seru
  • MANAGER KEUANGAN [END]
  • Spicy

Siena Zahra tidak pernah menyangka keputusan impulsif untuk menemani sahabatnya--Raline, melakukan kopdar Tinder dengan identitas palsu akan berubah menjadi mimpi buruk yang merembet sampai ke kantor. Waktu itu, demi keamanan karena itu pengalaman pertama Raline dalam dunia dating apps, mereka sepakat memakai nama dan pekerjaan palsu. Pertemuan berlangsung canggung-apalagi karena Dipta, cowok Tinder itu, ikut membawa temannya, pria dengan tatapan dingin dan observan bernama Naresta Dirgantara. Siena tahu pria itu mencurigainya, tapi dia berpura-pura santai. Mereka pulang dan menganggap semua itu hanya pengalaman lucu yang tidak perlu diingat lagi. Dua minggu kemudian, hidup Siena jungkir balik. Perusahaan mengumumkan atasan baru di divisi Siena. Masuklah pria yang sama. Pria dari kopdar itu. Naresta Dirgantara. Dan tatapan lelaki itu tepat seperti dugaan Siena--dingin, menilai, sinis, seolah berkata "Aku tahu kamu penipu." Sejak hari pertama, Siena menjadi target perhatian Naresta dan bukan yang menyenangkan. Setiap laporan, rapat, hingga keputusan kecil pun selalu dipertanyakan. Seakan Naresta sengaja menjadikan masa lalu singkat itu sebagai alasan untuk meruntuhkan profesionalitas Siena.

More details
WpActionLinkContent Guidelines