KUEBIKO

KUEBIKO

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 8, 2022
Andrea berharap memiliki kehidupan SMA yang menyenangkan, mempunyai teman, belajar bersama, pergi keluar bersama, belanja bersama, menonton bersama dan hal lainnya. Tetapi masalah dari orang terdekatnya perlahan muncul ke permukaan dan menceritakan kepadanya semuanya. Bahkan Andrea sama sekali tidak tau harus bertindak apa, bereaksi seperti apa dan dia tidak bisa memberikan pendapatnya karena dia tidak pandai bicara. Selain itu semua kejadian yang terjadi sempat membuatnya bingung karena tidak tau harus bertindak apa. Temannya tidak ingin mendengarkan nasehat, hanya ingin didengar dan pelukan hangat untuk segala masalah yang diderita. Percaya akan karma yang akan datang dan kehidupan perjalanan di SMA masih begitu panjang.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pal In Love
  • Satu Langkah
  • GALANDRA - (COMPLETED)
  • Oranye Di Langit Senja
  • Best Friend(zone) [SUDAH TERBIT:GENTE BOOKS]
  • INDIRAKSA
  • Stay With me
  • Kinara: Love Yourself
  • Love, Life, Line (Completed)
  • Rezra

[TELAH TERBIT] "Selalu ada luka, diantara persahabatan dan cinta." ÷×+-=Pal in Love=-+×÷ Masuk kelas unggulan di sekolah barunya jelas bukanlah hal yang diharapkan oleh seorang Kia-siswi dari kelas reguler sebelumnya. Kia sendiri malah lebih suka menyebut keputusan kepala sekolah yang notabene sahabat papanya itu sebagai musibah. Tentu saja Kia cukup sadar kalau dirinya hanyalah tipe murid kurang rajin belajar dan masih suka menghabiskan waktu untuk main piano tales di ponsel. Lalu, harus punya teman sekelas bermuka tembok dan bermulut menyebalkan seperti Andra adalah musibah tambahannya. Kesan pertama yang buruk di awal membuat Kia dan Andra selalu saja tidak bisa akur satu sama lain. Adu mulut dan saling lempar pelototan adalah cara yang mereka pilih untuk berkomunikasi. Di setiap kali pertemuan, pasti ada pertengkaran. Tapi hari-hari terus berlanjut. Berbagai cerita datang satu per satu diantara Kia dan Andra. Dan semua itu mulai menjebak mereka dalam alur dengan cinta dan persahabatan sebagai konfliknya...

More details
WpActionLinkContent Guidelines