RELA :; When We Meet (END)

RELA :; When We Meet (END)

  • WpView
    Reads 3,000
  • WpVote
    Votes 198
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 30, 2025
Kehidupan Regan sangat berubah setelah kepergian Elsa. Ia menjadi pria dingin tak berperasaan, bukan hanya orang lain bahkan keluarganya pun ia acuhkan. Apalagi setelah pernikahannya dengan Laura, hatinya semakin beku. Bahkan setelah kelahiran anak pertamanya pun, ia semakin tidak peduli. Regan sangat kehilangan arah hidupnya, ia seolah terus berjalan tanpa menemukan penghentian. Dan entah akan terjadi apa pada akhir kisahnya. _______________________________________ Ganti judul. Sebelumnya : Rela Cover by me :) Cerita ini hanya ada di Wattpad Cerita ini untuk di baca, bukan di tulis ulang! Thanks! start : 6 September 2022 end : 29 Januari 2025
All Rights Reserved
#412
regan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eshal Renjana (Lengkap)✔
  • The Billionaire's Revenge
  • REGANZELLA
  • Lembayung Terakhir
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • SARLA [END]
  • ALGARES [Hiatus]
  • Rebirth for you (Lengkap)
  • Larasati : Mempelai Pengganti [END]
  • Air Mata Elara
  • TRANSMIGRASI QUEENZILLA ( On Going )
  • Rachel's Second Life [End]
  • IRI BILANG BOS! (END)
  • AlgaHessa [SELESAI]
  • KANARA [COMPLETED]
  • Beauty and the Boss
  • REGATHAN [END]
  • Kingless

"Gala.." lirih gadis itu yang kini menatap nanar ke arah laki-laki disampingnya. "Kenapa hem?" Tanya nya kemudian, satu tangannya terangkat mengusak rambut hitam itu yang dibiarkan tergerai. Cantik, sangat cantik. "Papah.." Gadis tersebut berhenti sejenak, tak kuat melanjutkan kalimatnya tatkala suara isakan lolos begitu saja dari kedua belah bibirnya. Hatinya gundah. "Papah mau nikah Gal, gue takut-" "Gue takut papa gak sayang lagi sama gue. Gue gak bisa." Tangisnya pecah, takut, sebelumnya ia tidak pernah merasakan ketakutan seperti ini. Ia sungguh tidak bisa walaupun hanya untuk sekedar membayangkan bagian terburuknya. Laki-laki disampungnya hanya bungkam. Tak pandai mengucapkan kalimat-kalimat menenangkan direngkuhnya tubuh itu kedalam dekapannya. Dipeluknya erat, seolah-olah mengatakan bahwa gadis itu akan baik-baik saja. "Dengerin gue, kalaupun itu terjadi. Lo masih punya gue. Rumah kedua lo. Orang yang akan selalu ada disamping lo." -------------- "Gala....tolong jangan tinggalin gue." Mohon Renja. Kedua air matanya kian berderai ketika Gala justru malah bangkit berdiri dari duduknya. "Maaf Ren, gue gak bisa. Dia butuh gue." Ucapnya dan segera bergegas pergi. Meninggalkan Renja sendirian yang kian menganga lukanya dan sama membutuhkannya. Atau bahkan sangat membutuhkannya. Dan untuk yang kesekian kalinya ia ditinggalkan oleh orang-orang tersayangnya. Nyatanya manusia itu berubah. Ia menyesal karena pernah begitu percaya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines