Hellow, Apa Kabar ?

Hellow, Apa Kabar ?

  • WpView
    Leituras 209
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Capítulos 15
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, abr 26, 2023
WpInfo
Ficção
Romance
Tentang aku yang memendam lebih lama dan takut untuk mengatakan. . . . Hanya tulisan atau mungkin curhatan isi kepala dan hati, yang tak pernah terkirim kepada sang tujuan. Hanya sebuah keluh kesah, segala campur aduk perasaan yang kadang datang sesuka hati, mengusik, menggangu tapi tidak membantu mencari jalan keluar. Kadang sedih, putus asa, ingin menyerah, namun kadang bahagia, senang, dan ingin tetap menunggu waktu memberi jawaban. Untuk dia, Untuk kamu, Hellow, Apa Kabar ? Akan ku katakan jika kita bertemu nanti, kalimat sederhana yang kuharapkan menjadi penentu hubungan kita lebih atau memang berteman saja lebih baik.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Kerana janji
  • AALTHAF DAFFA (IN PROCESS REVAMP)
  • Sembang Gedik-Gedik Santai Shahiwa
  • Sajak COPAS
  • Our Mini Diary♡ [COMPLETE]
  • Coretan Seorang Penulis
  • Kisah Kita
  • Hold On✔️
  • Mati (A Complicated and Cringy Story)
  • Perginya Kasih Rindu✔

Aku senyum. Berbalas-balas whatsapp. Masing-masing bercerita tentang kenangan lama. Mengimbau kembali kenangan itu. Tapi bila sentuh bab hati. Aku lemah. " Saya pernah cakap pada awak, saya ni berpegang pada janji, tapi awak cakap, awak akan buat apa yang awak cakap. Awak suruh saya tunggu dan sampai sekarang saya tunggu. Tunggu awak, tunggu janji awak.. Kerana janji awak.." jelasku. " Maafkan saya. Saya memang tak ingat. Saya tak tahu pun pasal janji tu.." Bagai nak jatuh jantung aku. Tersentak. " Tak tahu?? Awak janji awak tak tahu. Ya Allah..!! Sampainya hati awak. Awak buat saya menderita menanggung ni semua. Lama Wan, lama sangat. Saya cari awak, saya doa siang malam, saya tak putus asa, saya sabar, saya kunci hati saya semata-mata untuk awak dan bila dah jumpa awak, ini yang awak cakap?!" Airmataku menitis. Hatiku hancur lagi. " Maafkan saya Aliaa.. Awak tak patut cari saya lagi. Benda ni dah terlalu lama. Saya tak pernah fikir pun dan tak ingat pun..." mudahnya dia berkata. Ya Allah..!! Ampunkan aku.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo