Dua Cincin

Dua Cincin

  • WpView
    Reads 917
  • WpVote
    Votes 70
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 17, 2022
"Sudah pulang Mas?" Miranda mendekati suaminya, meraih bawaan yang Bumi pegang. Embun melihat di hadapannya, Bumi sedang mencium wanita cantik dengan penuh kelembutan. Wanita itu belum melihat kearah Embun. Karena terhalang tubuh tinggi Bumi. Embun merasakan tubuhnya sedikit gugup dan gemetar, ia takut jika istri Bumi marah padanya seperti yang Embun lihat di tv milik tetangganya. Saat Bumi bergeser dan duduk di sofa yang sudah pasti empuk, karena Embun bisa melihatnya sofa itu begitu tebal dan pasti lembut. Wanita yang menghadap Bumi tadi memandang Embun dengan dahi berkerut. Wanita itu menatap seorang gadis yang ternyata berada di belakang Bumi. Miranda memandang Embun dengan tatapan yang tidak bisa Embun jabarkan. Karena Miranda memandang Embun dari atas hingga ke bawah, begitu seterusnya. "Loh, kamu bawa pembantu baru buat aku, Mas?" tanya Miranda sambil menilai penampilan gadis yang terlihat kampungan. Miranda menoleh memandang suaminya yang tampak kelelahan. Bumi menatap Embun dan Miranda bergantian. "Bukan, dia Embun. Aku sudah menikahinya! Embun, ini Miranda, istriku!" Miranda menatap terkejut, kearah gadis kampung bernama Embun, yang Bumi kenalkan padanya sebagai madunya. Ia beralih memandang suaminya dengan tatap marah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANDELION (Aku bukan Orang Ketiga)
  • The Secret Miranda [END]
  • Wanita yang Dipanggil Mama oleh Anakku
  • Di Balik Wajah yang Tak Menawan (End)
  • My Home ✔ (KARYAKARSA)
  • Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai)
  • Foggy Road (Completed 🌻)
  • Sepertiga Malam Bersama Allah
  • The Affair ended Beautifull (End)
  • Until I Found You [END]

Tak ada yang bisa menjabarkan posisi hatiku kini, tak kala orang yang paling kucintai mengutarakan kalimat yang membuat mataku kian memanas. Namun bukankah sebagai istri yang baik aku harus merelakannya. Ya merelakan suamiku menikahi wanita lain dihari itu. "Nikahi dia kak , aku ikhlas jika harus di poligami" ucap Liona di pagi hari. "Tapi Lion, Orang tuaku pasti tidak akan setuju". Seru suaminya waktu itu. "Jelaskan pada mereka yang sebenarnya kak, pasti mereka akan merestui pernikahan kalian." Kembali Lion meyakinkan suaminya. "Maafkan aku Lion." Hanya itu yang dapat dikatakan Dande suaminya. "Aku baru menyadari kesalahanku setelah semua kekacauan ini terjadi." Imbuh pria itu. Tak ada yang bisa mengubah takdir ataupun menyalahkannya. Seperti takdirnya sekarang, dia tidak bisa mengubahnya ataupun menyalahkan semua yang terjadi pada hidupnya kini. Wanita itu hanya bisa sabar dan lapang dada menerima semua kenyataan pahit yang menimpa rumah tangganya kini. Sebuah cerita yang mengisahkan sepasang suami istri yang menikah karena perjodohan. Namun sang suami masih menjalin hubungan dengan pacarnya dan suatu ketika sang pacar hamil. Menguji keikhlasan sang istri untuk menjalani POLIGAMI.

More details
WpActionLinkContent Guidelines