LIE
  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 30, 2022
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
hidup sendiri tak ada alasan untuk hidup juga tak ada alasan untuk mati sesimpel itu menjalani hidupnya tanpa prinsip juga tanpa tujuan "ini ceritaku" "peran utama atau bukan, yang jelas ini hidupku, bukan hidupmu!" "Ini jalan cerita yang kubuat, bukan yang kuterima" "Percaya atau tidak itu bukan urusanku" "This is my life" . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . #LIE
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANDAI AKU PUNYA KESEMPATAN LAGI (TAMAT)
  • Full Of Scratches
  • Part Of Life
  • ALEYA~~
  • Self Injury's(complete)✔
  • Don't Talk About Money
  • Aku (hampir) Menyerah ✔️ | END
  • Accismus ✔️

Ini tentang aku, seorang anak perempuan diselimuti rasa rindu, penyesalan, kekecewaan, dan sakit hati. Tentang aku yang memiliki jiwa rapuh. Mungkinkah ada obatnya? Jika, ya, aku berani membayar berapa pun untuk itu. Aku tidak bercanda. Aku serius. Aku butuh obat itu agar duniaku kembali sempurna walaupun tidak pernah sempurna semasa aku hidup di alam semesta yang penuh misteri ini. Namun, siapa sangka. Ada keajaiban datang dalam hidupku. Aku berhasil menemukan obat untuk luka di tubuhku ini. Akan tetapi, obat itu tidak bisa dibayar dengan uang. Obat itu hanya bisa dibayar dengan cara paling aneh di dunia. Aku harus rela mengorban hal yang paling aku sayangi dalam hidupku. Kenapa harus diberi pilihan? Jika pilihan itu tidak bisa membuat lukaku sepenuhnya sembuh! Lalu, apa maksudnya menunjukkan obat itu kepadaku. Aku tidak mengerti dengan semua permainan alam semesta kepadaku. Benar-benar tidak mengerti. Aku marah dan menyalahkan alam semesta atas semua rasa sakit dari lukaku ini. Namun, itu tidak ada gunanya. Kenapa? Semesta tidak pernah salah. Aku yang salah karena tidak pernah memandang dari berbagai sudut. Aku hanya memikirkan diriku sendiri. Aku tidak pernah memikirkan orang lain sekalipun aku menganggap diriku tidak seperti itu, tetapi aku tidak bisa menilai diriku sendiri sebab karakter seseorang hanya dapat dinilai oleh orang lain. Akibatnya dari semua itu, aku harus belajar meredahkan amarahku dengan cara mulai memahami tujuan dan rencana alam semesta kepadaku hingga aku sadar bahwa rasa luka di tubuhku ini adalah ulahku sendiri. Kenapa? Sebab selama aku hidup, aku tidak pernah bisa memanfaatkan diriku atas kematian orang yang paling aku cintai, yaitu Lamtiur, Papa. Sosok yang berhasil mengubah duniaku menjadi penuh warna.

More details
WpActionLinkContent Guidelines