Cerita Setelah Hujan

Cerita Setelah Hujan

  • WpView
    Reads 1,237
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadComplete Thu, Jun 15, 2023
Tetesan embun setelah hujan jatuh di hidung seorang wanita yang tidur bersandar pada sebuah pohon. Mata sayupnya perlahan membuka semakin lebar sesaat melihat kobaran api melahap sebuah markas. Air matanya terus berlinang saat ia hendak menerobos kobaran api. Hingga... "Raina." Suara seseorang membangunkannya dari mimpi buruknya. Wanita itu sejenak menenangkan diri dari mimpi yang mengingatkannya pada kejadian lima tahun lalu yang menewaskan papanya. Raina Sasrawijaya. Seorang mahasiswa baru jurusan Psikologi di sebuah kampus ternama di ibu kota, yakni International University. Di kampus tersebut, Raina bertemu dengan dua orang pria, yaitu seorang ketua BEM kharismatik dan seorang pria cinta pertamanya. Baru beberapa hari memulai kuliah di semester ganjil, mereka bertiga telah terlibat dalam suatu kasus pembunuhan rektor IU. Akibat kasus tersebut, Raina tidak sengaja berkenalan dengan sebuah organisasi rahasia yang dulu mendiang papanya terlibat di dalamnya. Satu per satu kepingan masa lalu yang menjadi mimpi buruk setiap malamnya mulai terkuak. Namun, menyatukan pecahan cerita yang terpendam dalam di dasar masa lalu tidak semudah yang ia kira. Apalagi ketika masa lalunya ternyata berhubungan dengan masa lalu kedua pria yang juga terlibat dalam kasus pembunuhan di awal. Hingga ketiganya harus berhadapan dengan sebuah gembong kriminal transnasional berbahaya yang dulu juga berhubungan dalam tragedi lima tahun lalu. Akankah ketiganya dapat menemukan kebenaran masa lalunya? Ataukah di antara mereka terdapat pembunuh yang tengah bersandiwara? Pertumpahan darah di meja persidangan akan menjawabnya. __________________________
All Rights Reserved
#840
hukum
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hening Dalam Luka
  • Silent Redemption
  • Hujan dalam Pandanganku
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • RE: [TAMAT]
  • Angkasa Membenci Hujan (Masih Lengkap-END)
  • This Feeling In Love
  • It's Always Been You

Mari jelajahi tabir tipis antara alam kesadaran dan bawah sadar bersama The High Priestess, merangkul Kebangkitan Spiritual sebelum Hari Penghakiman tiba. --- "You see. Unlike you, I have money. I have power. What I don't have..." Sejenak berhenti, dia menyondongkan dadanya ke tepi meja, semakin mengintimidasi Val yang kala itu duduk tepat di hadapannya. "Is my wife. Sara was my wife." Bisik sang pria asing dengan senyum menyeringai bagaikan predator yang sedang menatap makan malam nya. Seketika, Val pun memahami bahwa tujuan kedatangan pria asing itu adalah untuk melenyapkan nyawanya. Atas sebuah kesalahan yang dia perbuat di masa lalu. --- Sara Rosiana. Indah dirinya memancarkan cahaya yang berbeda, mengobarkan api kehidupan yang telah lama padam di dalam hidup Renas, sejak mereka pertama bertemu. Renas Aeldra Karim. Seorang tycoon galangan kapal tanah air. Keras wataknya yang seringkali mendominasi. Intensitas gairah, obsesi, ketulusan, dan kesetiaan cintanya pada Sara. Siapa sangka ia memiliki 'wajah ketiga' yang tak pernah ia tunjukkan kepada dunia: Sebuah agresi yang bisa berujung fatal. Hampir lima tahun setelah pernikahan bahagia mereka, Sara mengakhiri hidupnya. Begitu saja, tanpa surat peninggalan---mencabik-cabik hati Renas dan impian masa depannya dengan Sara. "Aku tahu apa yang sebenarnya terjadi." Richard, sahabat lama mendiang Sara sejak SMA, berbisik kepada Renas di hari pemakaman wanita itu. Siapa sangka seorang wanita yang lembut tutur kata dan perilakunya bisa menyimpan rahasia kelam, bahkan dari suaminya sendiri? Novel ini bukanlah perihal pembunuhan semata. Namun, seorang suami yang patah hatinya, rusak hancur jiwanya, karena seseorang telah menghancurkan kedamaian istrinya di masa lalu, sehingga kegelapan jiwanya tidak dapat dihindari. Jadi lari, larilah sekuat tenaga. Karena Renas akan menemukan dalang di balik tragedi ini, meski harus mengarungi lautan hingga ke ujung dunia. Nyawa harus dibayar dengan nyawa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines