224 With You (On Going)

224 With You (On Going)

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 30, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
🍭Follow terlebih dahulu sebelum baca🍭 "Sendiri Mulu, gue temeni sampe akhir hayat mau gak?" Jihan melirik sekilas lalu tertawa kecil. "Apaan dah kak." "Beneran lho ini, mau gak?" tanya Dika sekali lagi. "Masih sekolah kak gak usah mikir kesana. Jihan bakalan mau kalau itu bener-bener serius." jawab Jihan lalu pergi beranjak dari kursi taman belakang sekolah. "Piks di kasih lampu ijo," ucap Dika sambil tersenyum lebar. "KYAAAAAAA JIHAN TUNGGU BEBERAPA TAHUN GUE BIKIN USAHA BIAR BISA NAFKAHIN LO KELAK!!" teriak Dika pada Jihan yang belum jauh. Jihan tersenyum kecil mendengar nya tanpa mengalihkan pandangan nya. Sedikit mengandung bahasa kasar. Gak keterlaluan amat kok<( ̄︶ ̄)↗ ________ Cover by: tiroseniki_ start:30 Jan 2022 finish:
All Rights Reserved
#349
allah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Khazzahra's Al-Ghifari [On Going]
  • [√] Surat Takdir Dari Tuhan
  • Takdir si Kembar
  • AMORE ✔
  • Bisakah Aku Bahagia? (END)
  • Di Jodohin [ Lee Jeno ]
  • Alan Allana | Lee Jeno✔
  • Jodoh dari papa ( zhong chenle )
  • Abbiella[On Going]

📍FOLLOW SEBELUM MEMBACA, VOTE DAN KOMEN SETELAH MEMBACA! WARNING!⚠️🔥 TYPO BERTERBANGAN, EH BERTEBARAN:V 📎UPDATE SETIAP HARI RABU DAN SABTU, AHAD KALO PENGEN UP :) 📌DAN SATU LAGI!📌 JANGAN JADI PLAGIAT YA! INGAT, ALLAH MAHA MELIHAT MAHA MENGETAHUI. LO PLAGIAT, GUE EMBAT!⛏️ Dia pendiam, bukan. Bukan karena sombong, tapi karena itu memang sifatnya. Dia juga suka menunduk dan berbicara pelan. Ditia Khazzahra Malik, itulah namanya. Dia gadis baik dan manis, dia sering senyum walau pun tipis. Tapi asal kalian tau, walau senyumannya hanya tipis tapi bisa membuat hati kaum Adam bergetar. Dibalik semua itu ada luka yang dia pendam, hanya dia dan Allah yang tahu seberapa sakit luka yang dipendamnya itu. Dia ingin berbagi tapi entah kepada siapa, dia ingin dimengerti tapi ntah kepada siapa. Sekarang dia hanya tersenyum sendu. "Bilal." Panggil Ditia pelan, membuat Bilal dan yang lain menoleh padanya. "Jangan terlalu keras memberikan pengertian pada seseorang, terkadang orang-orang butuh penjelasan dengan kelembutan." Sambungnya dengan tenang, namun tangannya dibawah meja terus meremas tangannya yang sebelah lagi. "Jangan terlalu baik dengan seseorang, terkadang orang-orang suka mempermainkan kebaikan orang lain. Baik boleh tapi jangan sampai kamu dianggap remeh." Balas Bilal menatap lurus Ditia yang menunduk. -Bila jodoh, kita akan bersama jua. InsyaAllah.- {START FEBRUARI 2021 - FINIHS ?}

More details
WpActionLinkContent Guidelines