Every Then - Harsaya 1#

Every Then - Harsaya 1#

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 30, 2022
Kevlar Aria Harris adalah nama yang hampir mustahil dilafalkan keras-keras oleh Senja Airi Harsaya meski dulu Senja pernah bertekad akan jadi orang yang menyebutkannya keras-keras saat ijab kabul - Andai aliran darahnya tidak kembali mengalir normal. Di balik pertemuan keluarga, candaan jahat tentang masa lalu, dan perdebatan berkedok humor yang saling dilemparkan, mereka memiliki rahasia yang dibagi tanpa seorangpun anggota keluarga lain ketahui. Every now and then, but he is her every then.
All Rights Reserved
#207
youth
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Best Part (Completed)
  • Suami Satu Semester (SUDAH TERBIT)
  • MAS SUAMI (END)
  • JANGAN TAKUT JATUH CINTA ( END )
  • Senja Kaylara [ END ]
  • ALSENJA
  • Stupid (Harris J & NK) [COMPLETED]
  • Paradise
  • GAME [END & PROSES REVISI]

Sequel worst love BACA LENGKAP HANYA DI KBM /KARYA KARSA,KUBACA AKUN SYLVIA AI JUDUL THE BEST PART Dua tahun lebih pasca Araya bercerai dari Rion. Ayah Rama semakin gencar mendekatkan Araya pada Arlan. Usaha-usaha kecil pun sering dilakukan oleh Rama salah satunya sering membawa Ivy ke rumah sakit. Apakah Araya akan melepaskan status jandanya pada seorang dokter obgyn yang bermulut pedas itu? ###### "Gevan, aku sangat sadar diri dengan kenyataan yang ada di depan mata ku saat ini. Kamu tahu status ku, egois sekali jika aku menikah dengan dokter Arlan dan menjadikannya sebagai ayah Ivy. Apa kata orang-orang tentang hal ini, Gev?" ~ Araya, si ibu muda. "Aku tahu kalau paman Rama, papa dan juga mama berniat menjodohkan aku sama kamu. Kalau kamu mengatakan jika kamu gak pantas, apalagi aku yang hanya seorang dokter dan sialnya bekerja di rumah sakit milik paman Rama." ~ Arlan, si dokter obgyn.

More details
WpActionLinkContent Guidelines