We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Mars & Arusha [On Going]

Mars & Arusha [On Going]

  • WpView
    Reads 110
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Apr 5, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Hey!! Heyy!! Iya kamu! Sini sini.. Mampir yukkk.. >[FOLLOW, VOTE AND COMMENT]< _________________________________________ "Dia hanya mendekat, bukan untuk memilikimu." "Dia hanya menyapa, bukan mencintaimu." "Dia perhatian itu hal wajar manusia, tetapi dia berbeda." " Di saat ia pergi, kenapa dirimu menangis?" ~Arusha Anabelle~ _________________________________________ "Dia selalu tersenyum saat aku menyapanya." "Dia nyaman dan juga berbahaya." "Dia terlalu baik untuk kumiliki." "Waktunya aku untuk berhenti dan pergi." ~Mars Marvio~ _________________________________________ Kisah yang rumit namun sangat indah untuk dikenang. Silahkan di baca ya.. Vote dan komennya jangan lupa.. Start :15/2/2022 End :
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • All the Baffling Thing of Being Change✔ (WAS SAVAGE LOVE)
  • ARUZAN (COMPLETED)
  • SWEETHEART || A Sweet Couple ✓
  • NATHAUREL || END
  • AKSAFA (End)
  • Badboy Vs Cool Girl
  • [END] Blind Rainbow
  • Alice
  • Possessive Badboy [END]
  • ELOURA [Proses Revisi]

•SAVAGE LOVE, GANTI JUDUL• Hal favoritku : Pemandangan di langit dan alam semesta. Hanya itu, dan itu hal mutlak yang selamanya tak akan berubah (entah bertambah atau berkurang). Namun, saat bola matamu tepat menatap milikku, aku jadi punya kesukaan baru. Bagiku itu adalah sesuatu yang lebih menakjubkan dari matahari dan rembulan. Lebih hebat menarik dibanding lubang hitam. Lebih luas dari jagat raya. Lebih banyak warna dibanding pelangi. Sekarang, aku tau mengapa pelangi hanya setengah; karena setengahnya lagi ada dalam senyumanmu. Kau merubahku dan aku sangat menyukainya! "Eh kancut, kenapa lo natap gue gitu? Gue tau gue ganteng, tapi enggak usah segitunya kali." Maaf, kutarik kata-kataku tadi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines