IBU Baru? (Gen Halilintar)

IBU Baru? (Gen Halilintar)

  • WpView
    LECTURAS 8
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, ene 30, 2022
WARNING! CERITA INI HANYA KHAYALAN SAJA! TAK ADA ADEGAN ANEH ANEH ATAU APAPUN ITU. CERITA INI TIDAK ASLI DI DUNIA NYATA. Setelah kepergian kedua orang tua kami.. Kami merasa sangat hampa.. Namun Kedua orang tua kami berkata pergi lah ke jepang Di jalan ******* Dan tinggal lah bersama Orang yang ada di rumah itu. Orang itu adalah Sahabat Dekat Ibu dan ayah gen Halilintar. Cerita pertama Author..Jika banyak Typo maafkan author.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Qalbu {Terbit}
  • ASAVELA KIARA
  • I'm Tired! Angst Halilintar
  • break. ✓
  • THIS IS MY STORY! - JAYNINGHOON
  • [My Daily, With Tokito Muichirou]✔️ || Tokito Muichirou X Me ||
  • Sahabat yang Kembali (Boboiboy × You) [Ongoing]
  • Dingin (Boboiboy Halilintar X You) | END ✓ |
  • CHANGE FUTURE - JENRINA & JAEMINJEONG

{Teenfiction-Spiritual} "Yah, izinin Acha tetap homeschooling. Acha nggak mau sekolah di tempat umum." Gadis belia kisaran berusia 15 tahun, kini sedang membujuk sang ayah agar tetap mengizinkannya untuk homeschooling. "TIDAK!" ucap lelaki yang di perkirakan berusia 40 tahun itu. Ia tetap kukuh dengan keputusannya untuk menghentikan putri tunggalnya itu homeschooling. "Ayah ingin kamu tumbuh seperti remaja lainnya. Ayah ingin kamu bisa bergaul dengan banyak orang, dan Ayah ingin kamu melawan rasa takutmu itu." Lanjut sang ayah dengan tegas. Gadis yang bernama lengkap Jingga Cahaya Senja itu hanya bisa menunduk. Ia berusaha menahan air mata yang sebentar lagi akan jatuh membasahi wajahnya. "Dan satu lagi, Ayah ingin kamu mempunyai teman manusia. Bukan HANTU!" Lelaki itu langsung berjalan keluar rumah, dan menyisakan anak gadisnya itu sendirian di ruang keluarga sambil menunduk, seolah meratapi nasibnya. Allah SWT berfirman : وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ "Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku." (QS. Az-Zariyat 51 : Ayat 56)

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido